Pada kuartal ketiga tahun 2025, PT Sanurhasta Mitra Tbk mencatatkan kinerja yang memberikan gambaran menyeluruh tentang posisi fundamental dan arah strategi operasional perusahaan sepanjang sembilan bulan pertama tahun ini. Analisis berikut mengulas perkembangan neraca, profitabilitas, rasio keuangan, hingga valuasi pasar saham perusahaan.
Laporan Posisi Keuangan (Neraca)
Aset
- Total Aset: Per 30 September 2025, total aset tercatat sebesar Rp 264.765.557.654, mengalami kenaikan 154,78% dibandingkan dengan posisi pada 31 Desember 2024 sebesar Rp 103.917.480.937.
- Aset Lancar: Aset lancar tumbuh 624,25% menjadi Rp 187.475.190.964, terutama dipengaruhi oleh perubahan pada kas dan setara kas (sebagai hasil dari penerbitan saham baru/PMHMETD I).
- Aset Tidak Lancar: Aset tidak lancar tercatat sebesar Rp 77.290.366.690, turun 0,95%.
Liabilitas
- Total Liabilitas: Hingga akhir September 2025, liabilitas mencapai Rp 13.057.234.210, naik 4,64% dibandingkan akhir tahun lalu.
- Liabilitas Jangka Pendek: Tercatat sebesar Rp 7.479.149.797, meningkat 8,39%.
- Liabilitas Jangka Panjang: Berada di posisi Rp 5.578.084.413, dengan tidak ada perubahan.
Ekuitas
- Total Ekuitas: Ekuitas perusahaan tercatat sebesar Rp 251.708.323.444, naik 175,27% dibandingkan 31 Desember 2024, didorong oleh aksi korporasi penerbitan saham baru (PMHMETD I).
Laporan Laba Rugi
Pendapatan Selama sembilan bulan pertama 2025, pendapatan perusahaan mencapai Rp 7.484.017.440, naik 31,37% YoY dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 5.696.700.355. Pertumbuhan ini terutama ditopang oleh peningkatan pendapatan dari jasa pondok wisata, baik dari kamar maupun penjualan makanan dan minuman.
Laba Bersih Rugi bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai Rp 3.798.118.861, membengkak 62,03% YoY dari rugi periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 2.344.111.867. Perubahan ini disebabkan oleh peningkatan signifikan pada beban umum dan administrasi, terutama pada pos jasa manajemen.
Earnings per Share (EPS) EPS tercatat sebesar Rp (0,39), mencerminkan penurunan 8,33% YoY dari Rp (0,36), sejalan dengan perubahan rugi bersih dan peningkatan jumlah saham beredar.
Rasio Keuangan
Likuiditas
- Current Ratio: 25,07x, menunjukkan kemampuan perusahaan memenuhi kewajiban jangka pendek menggunakan aset lancar.
- Quick Ratio: 21,86x, mengindikasikan likuiditas yang lebih ketat dengan mengecualikan persediaan dari aset lancar.
Profitabilitas
- Margin Laba Kotor: 62,09%, menunjukkan efisiensi perusahaan dalam menghasilkan laba dari penjualan.
- Margin Laba Bersih: -50,75%, mencerminkan tingkat profitabilitas setelah dikurangi seluruh beban operasional dan pajak.
Efisiensi & Pengembalian
- Return on Assets (ROA): -1,91% (disetahunkan), menilai efektivitas pemanfaatan aset dalam menghasilkan laba bersih.
- Return on Equity (ROE): -2,01% (disetahunkan), menggambarkan imbal hasil atas modal pemegang saham.
Solvabilitas
- Debt to Equity Ratio (DER): 0,05x, menunjukkan struktur pendanaan perusahaan dan tingkat ketergantungan pada utang.
Valuasi Pasar
Price to Earnings Ratio (PER) Berdasarkan harga penutupan saham Rp 180 per 30 Oktober 2025, PER tercatat N/A (negatif), mengindikasikan perusahaan masih mencatatkan kerugian.
Price to Book Value (PBV) Dengan nilai buku per saham sebesar Rp 25,57, PBV perusahaan berada di level 7,04x, mencerminkan valuasi pasar yang sangat premium di atas nilai bukunya.
Kesimpulan
Kinerja keuangan PT Sanurhasta Mitra Tbk selama kuartal III 2025 menunjukkan peningkatan skala neraca yang drastis, meskipun profitabilitas operasional masih negatif.
Pertumbuhan pendapatan dan suntikan modal besar dari rights issue menjadi sinyal positif terhadap likuiditas dan solvabilitas perusahaan. Namun, investor perlu memperhatikan pembengkakan rugi bersih yang didorong oleh kenaikan beban operasional yang dapat mempengaruhi kinerja kuartal selanjutnya.
Disclaimer : Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, dan tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. PintarSaham.id dan seluruh timnya tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dibuat berdasarkan informasi dari konten ini. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.
Penasaran saham mana yang lagi cakep secara fundamental & teknikal? Klik di sini biar nggak ketinggalan cuan!