Menyaring Noise, Memberi Insight.

Dapatkan watchlist, analisis, dan insight harian terstruktur di PintarSaham.

HomeInsightKinerja Keuangan PT Kokoh Exa Nusantara Tbk (KOCI) Kuartal III 2025

Kinerja Keuangan PT Kokoh Exa Nusantara Tbk (KOCI) Kuartal III 2025

Pada kuartal ketiga tahun 2025, PT Kokoh Exa Nusantara Tbk mencatatkan kinerja yang memberikan gambaran menyeluruh tentang posisi fundamental dan arah strategi operasional perusahaan sepanjang sembilan bulan pertama tahun ini. Analisis berikut mengulas perkembangan neraca, profitabilitas, rasio keuangan, hingga valuasi pasar saham perusahaan.

Laporan Posisi Keuangan (Neraca)

Aset

  • Total Aset: Per 30 September 2025, total aset tercatat sebesar Rp 143.280.141.255, mengalami kenaikan 1,44% dibandingkan dengan posisi pada 31 Desember 2024 sebesar Rp 141.253.541.900.
  • Aset Lancar: Aset lancar tumbuh 9,17% menjadi Rp 66.746.619.197, terutama dipengaruhi oleh perubahan pada Dana yang dibatasi penggunaannya.
  • Aset Tidak Lancar: Aset tidak lancar tercatat sebesar Rp 76.533.522.058, turun 4,47%, didorong oleh penurunan pada akun Tanah untuk pengembangan.

Liabilitas

  • Total Liabilitas: Hingga akhir September 2025, liabilitas mencapai Rp 13.576.025.407, naik 13,08% dibandingkan akhir tahun lalu.
  • Liabilitas Jangka Pendek: Tercatat sebesar Rp 13.157.340.584, meningkat 13,95%, terutama disebabkan oleh kenaikan Liabilitas Kontrak.
  • Liabilitas Jangka Panjang: Berada di posisi Rp 418.684.823, dengan penurunan 8,74%, mencerminkan perubahan struktur pendanaan jangka panjang.

Ekuitas

  • Total Ekuitas: Ekuitas perusahaan tercatat sebesar Rp 129.704.115.848, naik 0,35% dibandingkan 31 Desember 2024, didorong oleh laba tahun berjalan.

Laporan Laba Rugi

Pendapatan Selama sembilan bulan pertama 2025, pendapatan perusahaan mencapai Rp 48.102.720.719, turun 19,34% YoY dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 59.636.059.682. Penurunan ini terutama ditopang oleh penurunan penjualan unit non-subsidi.

Laba Bersih Laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai Rp 13.702.043.035, turun 23,04% YoY dari periode yang sama tahun lalu. Perubahan ini disebabkan oleh penurunan pendapatan bersih yang lebih dalam dibandingkan penurunan beban pokok pendapatan.

Earnings per Share (EPS) EPS tercatat sebesar Rp 3,10, mencerminkan penurunan 23,08% YoY, sejalan dengan perubahan laba bersih.

Rasio Keuangan

Likuiditas

  • Current Ratio: 5,07x, menunjukkan kemampuan perusahaan memenuhi kewajiban jangka pendek menggunakan aset lancar.
  • Quick Ratio: 2,47x, mengindikasikan likuiditas yang lebih ketat dengan mengecualikan persediaan dari aset lancar.

Profitabilitas

  • Margin Laba Kotor: 43,72%, menunjukkan efisiensi perusahaan dalam menghasilkan laba dari penjualan.
  • Margin Laba Bersih: 28,48%, mencerminkan tingkat profitabilitas setelah dikurangi seluruh beban operasional dan pajak.

Efisiensi & Pengembalian

  • Return on Assets (ROA): 12,75% (disetahunkan), menilai efektivitas pemanfaatan aset dalam menghasilkan laba bersih.
  • Return on Equity (ROE): 14,09% (disetahunkan), menggambarkan imbal hasil atas modal pemegang saham.

Solvabilitas

  • Debt to Equity Ratio (DER): 0,10x, menunjukkan struktur pendanaan perusahaan dan tingkat ketergantungan pada utang yang sangat rendah.

Valuasi Pasar

Price to Earnings Ratio (PER) Berdasarkan harga penutupan saham Rp 87 per 30 Oktober 2025, PER tercatat 21,06x (disetahunkan), mengindikasikan valuasi premium terhadap sektor sejenis.

Price to Book Value (PBV) Dengan nilai buku per saham sebesar Rp 29,37, PBV perusahaan berada di level 2,96x, mencerminkan tingkat kepercayaan pasar terhadap prospek pertumbuhan.

Kesimpulan

Kinerja keuangan PT Kokoh Exa Nusantara Tbk selama kuartal III 2025 menunjukkan penurunan profitabilitas secara year-on-year, yang ditandai oleh kontraksi pendapatan dan laba bersih.

Meskipun demikian, perusahaan mempertahankan posisi neraca yang sangat sehat, ditunjukkan oleh tingkat leverage (DER) yang sangat rendah di 0,10x dan rasio likuiditas (Current Ratio) yang kuat di 5,07x. Namun, investor perlu memperhatikan penurunan pendapatan dari unit non-subsidi dan valuasi pasar yang premium (PER 21,06x dan PBV 2,96x) yang dapat mempengaruhi kinerja kuartal selanjutnya.

Disclaimer : Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, dan tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. PintarSaham.id dan seluruh timnya tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dibuat berdasarkan informasi dari konten ini. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.

Penasaran saham mana yang lagi cakep secara fundamental & teknikal? Klik di sini biar nggak ketinggalan cuan!

https://bit.ly/pintarsahamid

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here