Menyaring Noise, Memberi Insight.

Dapatkan watchlist, analisis, dan insight harian terstruktur di PintarSaham.

HomeInsightKinerja Keuangan PT Sunindo Pratama Tbk (SUNI) Kuartal III 2025

Kinerja Keuangan PT Sunindo Pratama Tbk (SUNI) Kuartal III 2025

Pada kuartal ketiga tahun 2025, PT Sunindo Pratama Tbk mencatatkan kinerja yang memberikan gambaran menyeluruh tentang posisi fundamental dan arah strategi operasional perusahaan sepanjang sembilan bulan pertama tahun ini. Analisis berikut mengulas perkembangan neraca, profitabilitas, rasio keuangan, hingga valuasi pasar saham perusahaan.

Laporan Posisi Keuangan (Neraca)

Aset

  • Total Aset: Per 30 September 2025, total aset tercatat sebesar Rp 1.187.310.128.608, mengalami kenaikan 10,71% dibandingkan dengan posisi pada 31 Desember 2024 sebesar Rp 1.072.430.868.383.
  • Aset Lancar: Aset lancar menurun 6,03% menjadi Rp 594.582.160.832, terutama dipengaruhi oleh perubahan pada kas dan setara kas.
  • Aset Tidak Lancar: Aset tidak lancar tercatat sebesar Rp 592.727.967.776, naik 34,81%, didorong oleh investasi baru pada aset tetap.

Liabilitas

  • Total Liabilitas: Hingga akhir September 2025, liabilitas mencapai Rp 370.107.704.102, naik 27,64% dibandingkan akhir tahun lalu.
  • Liabilitas Jangka Pendek: Tercatat sebesar Rp 267.831.957.031, meningkat 34,66%, terutama disebabkan oleh kenaikan utang bank jangka pendek.
  • Liabilitas Jangka Panjang: Berada di posisi Rp 102.275.747.071, dengan kenaikan 12,29%, mencerminkan perubahan struktur pendanaan jangka panjang.

Ekuitas

  • Total Ekuitas: Ekuitas perusahaan tercatat sebesar Rp 817.202.424.506, naik 4,44% dibandingkan 31 Desember 2024, didorong oleh peningkatan laba ditahan yang sebagian diimbangi oleh pembelian saham treasuri.

Laporan Laba Rugi

Pendapatan Selama sembilan bulan pertama 2025, pendapatan perusahaan mencapai Rp 714.773.739.103, turun 10,66% YoY dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 800.103.801.201. Penurunan ini terutama ditopang oleh penurunan penjualan Oil country tubular goods.

Laba Bersih Laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai Rp 147.308.851.886, turun 13,24% YoY dari periode yang sama tahun lalu. Perubahan ini disebabkan oleh penurunan pendapatan.

Earnings per Share (EPS) EPS tercatat sebesar Rp 58,92, mencerminkan penurunan 13,25% YoY, sejalan dengan perubahan laba bersih.

Rasio Keuangan

Likuiditas

  • Current Ratio: 2,22x, menunjukkan kemampuan perusahaan memenuhi kewajiban jangka pendek menggunakan aset lancar.
  • Quick Ratio: 1,33x, mengindikasikan likuiditas yang lebih ketat dengan mengecualikan persediaan dari aset lancar.

Profitabilitas

  • Margin Laba Kotor: 33,32%, menunjukkan efisiensi perusahaan dalam menghasilkan laba dari penjualan.
  • Margin Laba Bersih: 20,61%, mencerminkan tingkat profitabilitas setelah dikurangi seluruh beban operasional dan pajak.

Efisiensi & Pengembalian

  • Return on Assets (ROA): 16,54% (disetahunkan), menilai efektivitas pemanfaatan aset dalam menghasilkan laba bersih.
  • Return on Equity (ROE): 24,03% (disetahunkan), menggambarkan imbal hasil atas modal pemegang saham.

Solvabilitas

  • Debt to Equity Ratio (DER): 0,45x, menunjukkan struktur pendanaan perusahaan dan tingkat ketergantungan pada utang.

Valuasi Pasar

  • Price to Earnings Ratio (PER): Berdasarkan harga penutupan saham Rp 785 per 30 Oktober 2025, PER tercatat 10,0x (disetahunkan), mengindikasikan valuasi yang wajar terhadap sektor sejenis.
  • Price to Book Value (PBV): Dengan nilai buku per saham sebesar Rp 326,88, PBV perusahaan berada di level 2,40x, mencerminkan kepercayaan pasar terhadap prospek pertumbuhan.

Kesimpulan

Kinerja keuangan PT Sunindo Pratama Tbk selama kuartal III 2025 menunjukkan adanya penurunan pendapatan dan laba bersih dibandingkan tahun sebelumnya. Meskipun demikian, perusahaan berhasil mempertahankan margin profitabilitas yang sehat dan posisi likuiditas yang kuat.

Pertumbuhan signifikan pada aset tidak lancar menunjukkan adanya investasi modal yang sedang berlangsung. Namun, investor perlu memperhatikan penurunan pendapatan (top-line) dan peningkatan total utang, meskipun rasio solvabilitas (DER) masih terjaga di level yang sangat aman.

Disclaimer : Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, dan tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. PintarSaham.id dan seluruh timnya tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dibuat berdasarkan informasi dari konten ini. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.

Penasaran saham mana yang lagi cakep secara fundamental & teknikal? Klik di sini biar nggak ketinggalan cuan!

https://bit.ly/pintarsahamid

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here