Pada kuartal ketiga tahun 2025, PT Karya Bersama Anugerah Tbk mencatatkan kinerja yang memberikan gambaran menyeluruh tentang posisi fundamental dan arah strategi operasional perusahaan sepanjang sembilan bulan pertama tahun ini. Analisis berikut mengulas perkembangan neraca, profitabilitas, rasio keuangan, hingga valuasi pasar saham perusahaan.
Laporan Posisi Keuangan (Neraca)
Aset
- Total Aset: Per 30 September 2025, total aset tercatat sebesar Rp 406.922.648.680, mengalami penurunan 1,56% dibandingkan dengan posisi pada 31 Desember 2024 sebesar Rp 413.383.635.874.
- Aset Lancar: Aset lancar menurun 2,37% menjadi Rp 220.126.693.508, terutama dipengaruhi oleh penurunan kas dan bank serta peningkatan persediaan lancar.
- Aset Tidak Lancar: Aset tidak lancar tercatat sebesar Rp 186.795.955.172, turun 0,59%, sedikit dipengaruhi oleh penurunan nilai buku aset tetap.
Liabilitas
- Total Liabilitas: Hingga akhir September 2025, liabilitas mencapai Rp 60.004.206.041, naik 5,20% dibandingkan akhir tahun lalu.
- Liabilitas Jangka Pendek: Tercatat sebesar Rp 56.742.047.885, meningkat 5,49%, terutama disebabkan oleh kenaikan uang muka pelanggan dan utang usaha pihak berelasi, meskipun utang bank jangka pendek menurun.
- Liabilitas Jangka Panjang: Berada di posisi Rp 3.262.158.156, dengan kenaikan 0,49%, mencerminkan perubahan kecil pada struktur pendanaan jangka panjang.
Ekuitas
- Total Ekuitas: Ekuitas perusahaan tercatat sebesar Rp 346.918.442.639, turun 2,65% dibandingkan 31 Desember 2024, didorong oleh rugi bersih tahun berjalan yang mengurangi saldo laba belum dicadangkan.
Laporan Laba Rugi
Pendapatan
- Selama sembilan bulan pertama 2025, pendapatan perusahaan mencapai Rp 10.912.234.730, turun 16,75% YoY dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 13.107.251.017. Penurunan ini terutama disebabkan oleh penurunan penjualan unit properti (Rusunami, Kios, Perumahan).
Laba/(Rugi) Bersih
- Rugi bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai Rp 9.426.343.216, menunjukkan perbaikan (penurunan rugi) 23,47% YoY dari rugi periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 12.317.446.808. Perbaikan ini terutama disebabkan oleh penurunan beban pokok pendapatan yang lebih besar daripada penurunan pendapatan, serta adanya pembalikan Cadangan Kerugian Kredit Ekspektasian (ECL) pada piutang usaha.
Earnings per Share (EPS)
- EPS tercatat sebesar Rp (1,32), mencerminkan perbaikan (penurunan rugi per saham) 23,26% YoY, sejalan dengan penurunan rugi bersih dan jumlah saham beredar yang stabil.
Rasio Keuangan
Likuiditas
- Current Ratio: 3.88x, menunjukkan kemampuan perusahaan yang sangat kuat untuk memenuhi kewajiban jangka pendek menggunakan aset lancar.
- Quick Ratio: 1.18x, mengindikasikan likuiditas yang cukup memadai bahkan setelah mengecualikan persediaan dari aset lancar.
Profitabilitas
- Margin Laba Kotor: 36.05%, menunjukkan efisiensi perusahaan yang cukup baik dalam menghasilkan laba dari penjualan sebelum beban usaha.
- Margin Laba Bersih: -86.38%, mencerminkan tingkat kerugian yang signifikan setelah dikurangi seluruh beban operasional dan pajak, meskipun membaik dibandingkan periode sama tahun lalu.
Efisiensi & Pengembalian
- Return on Assets (ROA) (Annualized): -3.06%, menilai bahwa pemanfaatan aset belum efektif dalam menghasilkan laba bersih (masih rugi).
- Return on Equity (ROE) (Annualized): -3.57%, menggambarkan imbal hasil negatif atas modal pemegang saham karena perusahaan masih mencatat kerugian.
Solvabilitas
- Debt to Equity Ratio (DER): 0.17x, menunjukkan struktur pendanaan perusahaan yang sangat sehat dengan tingkat ketergantungan pada utang yang rendah.
Valuasi Pasar
- Price to Earnings Ratio (PER): Berdasarkan harga penutupan saham Rp 44 per 29 Oktober 2025, PER tercatat negatif (-25x jika dihitung berdasarkan EPS yang disetahunkan), yang umumnya tidak bermakna karena perusahaan masih membukukan kerugian.
- Price to Book Value (PBV): Dengan nilai buku per saham sebesar Rp 48,52, PBV perusahaan berada di level 0.91x, mencerminkan valuasi pasar yang sedikit di bawah nilai buku aset bersih perusahaan.
Kesimpulan
Kinerja keuangan PT Karya Bersama Anugerah Tbk selama kuartal III 2025 menunjukkan adanya perbaikan pada sisi profitabilitas (rugi bersih berkurang) dibandingkan tahun sebelumnya, meskipun pendapatan mengalami penurunan. Penurunan beban pokok pendapatan yang lebih tajam dan adanya pembalikan provisi kerugian piutang menjadi faktor utama perbaikan bottom line.
Dari sisi neraca, posisi likuiditas perusahaan sangat kuat (Current Ratio 3.88x) dan struktur permodalan sangat sehat dengan DER yang rendah (0.17x). Namun, total aset dan ekuitas sedikit mengalami kontraksi dibandingkan akhir tahun 2024.
Penurunan pendapatan YoY menjadi perhatian utama. Valuasi pasar (PBV 0.91x) yang berada di bawah nilai buku menunjukkan bahwa pasar menilai aset perusahaan sedikit lebih rendah dari nilai akuntansinya, yang wajar mengingat perusahaan masih dalam kondisi rugi. Investor perlu memperhatikan keberlanjutan upaya perusahaan dalam meningkatkan pendapatan dan efisiensi untuk mencapai profitabilitas di kuartal selanjutnya.
Disclaimer : Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, dan tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. PintarSaham.id dan seluruh timnya tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dibuat berdasarkan informasi dari konten ini. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.
Penasaran saham mana yang lagi cakep secara fundamental & teknikal? Klik di sini biar nggak ketinggalan cuan!