Menyaring Noise, Memberi Insight.

Dapatkan watchlist, analisis, dan insight harian terstruktur di PintarSaham.

HomeInsightKinerja Keuangan PT Uni-Charm Indonesia Tbk (UCID) Kuartal III 2025

Kinerja Keuangan PT Uni-Charm Indonesia Tbk (UCID) Kuartal III 2025

Pada kuartal ketiga tahun 2025, PT Uni-Charm Indonesia Tbk mencatatkan kinerja yang memberikan gambaran menyeluruh tentang posisi fundamental dan arah strategi operasional perusahaan sepanjang sembilan bulan pertama tahun ini. Analisis berikut mengulas perkembangan neraca, profitabilitas, rasio keuangan, hingga valuasi pasar saham perusahaan.

Laporan Posisi Keuangan (Neraca)

Aset

  • Total Aset: Per 30 September 2025, total aset tercatat sebesar Rp 8.316.150 juta, mengalami penurunan 3,95% dibandingkan dengan posisi pada 31 Desember 2024 sebesar Rp 8.658.345 juta.
  • Aset Lancar: Aset lancar menurun 1,18% menjadi Rp 5.664.663 juta, terutama dipengaruhi oleh penurunan pada posisi kas.
  • Aset Tidak Lancar: Aset tidak lancar tercatat sebesar Rp 2.651.487 juta, turun 9,38%, didorong oleh penurunan nilai aset tetap.

Liabilitas

  • Total Liabilitas: Hingga akhir September 2025, liabilitas mencapai Rp 2.614.947 juta, turun 6,31% dibandingkan akhir tahun lalu.
  • Liabilitas Jangka Pendek: Tercatat sebesar Rp 2.374.946 juta, menurun 6,40%, terutama disebabkan oleh penurunan utang usaha dan utang pajak penghasilan badan.
  • Liabilitas Jangka Panjang: Berada di posisi Rp 240.001 juta, dengan penurunan 5,41%, mencerminkan perubahan struktur pendanaan jangka panjang.

Ekuitas

  • Total Ekuitas: Ekuitas perusahaan tercatat sebesar Rp 5.701.203 juta, turun 2,83% dibandingkan 31 Desember 2024, didorong oleh rugi periode berjalan dan pembayaran dividen.

Laporan Laba Rugi

Pendapatan

Selama sembilan bulan pertama 2025, pendapatan perusahaan mencapai Rp 6.352.977 juta, turun 10,86% YoY dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 7.127.157 juta. Penurunan ini mencerminkan kontraksi penjualan dibandingkan tahun sebelumnya.

Laba Bersih

Laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai Rp (95.979) juta (rugi bersih), turun signifikan YoY dari laba bersih Rp 233.762 juta di periode yang sama tahun lalu. Perubahan ini disebabkan oleh penurunan pendapatan yang lebih tajam daripada penurunan beban pokok pendapatan, serta beban penjualan yang meningkat.

Earnings per Share (EPS)

EPS tercatat sebesar Rp (23), mencerminkan penurunan tajam YoY dari Rp 56, sejalan dengan perubahan laba bersih menjadi rugi bersih.

Rasio Keuangan

Likuiditas

  • Current Ratio: 2,39x, menunjukkan kemampuan perusahaan memenuhi kewajiban jangka pendek menggunakan aset lancar.
  • Quick Ratio: 1,92x, mengindikasikan likuiditas yang lebih ketat dengan mengecualikan persediaan dari aset lancar.

Profitabilitas

  • Margin Laba Kotor: 17,04%, menunjukkan efisiensi perusahaan dalam menghasilkan laba dari penjualan.
  • Margin Laba Bersih: -1,51%, mencerminkan tingkat profitabilitas setelah dikurangi seluruh beban operasional dan pajak.

Efisiensi & Pengembalian

  • Return on Assets (ROA): -1,51% (disetahunkan), menilai efektivitas pemanfaatan aset dalam menghasilkan laba bersih.
  • Return on Equity (ROE): -2,21% (disetahunkan), menggambarkan imbal hasil atas modal pemegang saham.

Solvabilitas

  • Debt to Equity Ratio (DER): 0,46x, menunjukkan struktur pendanaan perusahaan dan tingkat ketergantungan pada utang.

Valuasi Pasar

  • Price to Earnings Ratio (PER): Berdasarkan harga penutupan saham Rp 460 per 29 Okt 2025, PER tercatat negatif (N/A) karena perusahaan membukukan rugi bersih.
  • Price to Book Value (PBV): Dengan nilai buku per saham sebesar Rp 1.371,37, PBV perusahaan berada di level 0,34x, mencerminkan valuasi di bawah nilai bukunya.

Kesimpulan

Kinerja keuangan UCID selama kuartal III 2025 menunjukkan tekanan signifikan pada profitabilitas, meskipun posisi neraca dan likuiditas masih terjaga kuat.

Penurunan pendapatan dan margin yang tergerus menjadi sinyal tantangan terhadap kondisi pasar atau efektivitas strategi bisnis perusahaan. Namun, investor perlu memperhatikan kemampuan perusahaan untuk membalikkan rugi bersih, memulihkan pendapatan, dan mengelola efisiensi biaya yang dapat mempengaruhi kinerja kuartal selanjutnya.

Disclaimer : Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, dan tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. PintarSaham.id dan seluruh timnya tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dibuat berdasarkan informasi dari konten ini. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.

Penasaran saham mana yang lagi cakep secara fundamental & teknikal? Klik di sini biar nggak ketinggalan cuan!

https://bit.ly/pintarsahamid

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here