Pada kuartal ketiga tahun 2025, PT Midi Utama Indonesia Tbk mencatatkan kinerja yang memberikan gambaran menyeluruh tentang posisi fundamental dan arah strategi operasional perusahaan sepanjang sembilan bulan pertama tahun ini. Analisis berikut mengulas perkembangan neraca, profitabilitas, rasio keuangan, hingga valuasi pasar saham perusahaan.
Laporan Posisi Keuangan (Neraca)
Aset
- Total Aset: Per 30 September 2025, total aset tercatat sebesar Rp 8.474.682 juta , mengalami penurunan 2,96% dibandingkan dengan posisi pada 31 Desember 2024 sebesar Rp 8.732.951 juta.
- Aset Lancar: Aset lancar menurun 1,35% menjadi Rp 3.576.941 juta , terutama dipengaruhi oleh penurunan pada pos persediaan.
- Aset Tidak Lancar: Aset tidak lancar tercatat sebesar Rp 4.897.741 juta , turun 4,09%, didorong oleh penurunan Aset Hak Guna – neto dan Uang Muka Pembelian Aset Tetap.
Liabilitas
- Total Liabilitas: Hingga akhir September 2025, liabilitas mencapai Rp 4.126.583 juta , turun 7,10% dibandingkan akhir tahun lalu.
- Liabilitas Jangka Pendek: Tercatat sebesar Rp 3.534.872 juta , menurun 8,51%, terutama disebabkan oleh penurunan utang usaha kepada pihak ketiga.
- Liabilitas Jangka Panjang: Berada di posisi Rp 591.711 juta, dengan kenaikan 2,35%, mencerminkan perubahan struktur pendanaan jangka panjang.
Ekuitas
- Total Ekuitas: Ekuitas perusahaan tercatat sebesar Rp 4.348.099 juta , naik 1,33% dibandingkan 31 Desember 2024 , didorong oleh peningkatan Saldo Laba (laba ditahan).
Laporan Laba Rugi
Pendapatan Selama sembilan bulan pertama 2025, pendapatan perusahaan mencapai Rp 15.274.965 juta , naik 4,01% YoY dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 14.686.408 juta. Pertumbuhan ini terutama ditopang oleh peningkatan penjualan pada segmen makanan segar dan non-makanan.
Laba Bersih Laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai Rp 590.721 juta , naik 26,53% YoY dari periode yang sama tahun lalu. Perubahan ini disebabkan oleh efisiensi pada beban penjualan dan distribusi serta penurunan beban pajak penghasilan.
Earnings per Share (EPS) EPS tercatat sebesar Rp 17,67 , mencerminkan kenaikan 26,58% YoY, sejalan dengan perubahan laba bersih.
Rasio Keuangan
Likuiditas
- Current Ratio: 1,01x, menunjukkan kemampuan perusahaan memenuhi kewajiban jangka pendek menggunakan aset lancar.
- Quick Ratio: 0,30x, mengindikasikan likuiditas yang lebih ketat dengan mengecualikan persediaan dari aset lancar.
Profitabilitas
- Margin Laba Kotor: 25,84%, menunjukkan efisiensi perusahaan dalam menghasilkan laba dari penjualan.
- Margin Laba Bersih: 3,87%, mencerminkan tingkat profitabilitas setelah dikurangi seluruh beban operasional dan pajak.
Efisiensi & Pengembalian
- Return on Assets (ROA): 9,29% (disetahunkan), menilai efektivitas pemanfaatan aset dalam menghasilkan laba bersih.
- Return on Equity (ROE): 18,11% (disetahunkan), menggambarkan imbal hasil atas modal pemegang saham.
Solvabilitas
- Debt to Equity Ratio (DER): 0,95x, menunjukkan struktur pendanaan perusahaan dan tingkat ketergantungan pada utang.
Valuasi Pasar
- Price to Earnings Ratio (PER): Berdasarkan harga penutupan saham Rp 410 per 28 Oktober 2025, PER tercatat 17,40x (disetahunkan), mengindikasikan valuasi yang wajar terhadap sektor sejenis.
- Price to Book Value (PBV): Dengan nilai buku per saham sebesar Rp 130,04, PBV perusahaan berada di level 3,15x, mencerminkan kepercayaan pasar terhadap prospek pertumbuhan perusahaan.
Kesimpulan
Kinerja keuangan PT Midi Utama Indonesia Tbk selama kuartal III 2025 menunjukkan pertumbuhan profitabilitas yang kuat, didukung oleh peningkatan pendapatan dan efisiensi biaya.
Pertumbuhan pendapatan dan peningkatan margin bersih menjadi sinyal positif terhadap efektivitas strategi bisnis perusahaan. Namun, investor perlu memperhatikan rasio likuiditas cepat (quick ratio) yang ketat, yang mengindikasikan ketergantungan tinggi pada perputaran persediaan untuk memenuhi kewajiban jangka pendek.
Disclaimer : Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, dan tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. PintarSaham.id dan seluruh timnya tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dibuat berdasarkan informasi dari konten ini. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.
Penasaran saham mana yang lagi cakep secara fundamental & teknikal? Klik di sini biar nggak ketinggalan cuan!


