Saturday, April 18, 2026
No menu items!
Google search engine
HomeInsightKinerja Keuangan PT Bumi Benowo Sukses Sejahtera Tbk (BBSS) Kuartal III 2025

Kinerja Keuangan PT Bumi Benowo Sukses Sejahtera Tbk (BBSS) Kuartal III 2025

Pada kuartal ketiga tahun 2025, PT Bumi Benowo Sukses Sejahtera Tbk mencatatkan kinerja yang memberikan gambaran menyeluruh tentang posisi fundamental dan arah strategi operasional perusahaan sepanjang sembilan bulan pertama tahun ini. Analisis berikut mengulas perkembangan neraca, profitabilitas, rasio keuangan, hingga valuasi pasar saham perusahaan.

Laporan Posisi Keuangan (Neraca)

Aset

  • Total Aset: Per 30 September 2025, total aset tercatat sebesar Rp 249,86 miliar , mengalami penurunan tipis 0,35% dibandingkan dengan posisi pada 31 Desember 2024 sebesar Rp 250,74 miliar.
  • Aset Lancar: Aset lancar menurun 5,57% menjadi Rp 83,41 miliar , terutama dipengaruhi oleh penurunan nilai Persediaan Aset Real Estat.
  • Aset Tidak Lancar: Aset tidak lancar tercatat sebesar Rp 166,45 miliar , naik 2,49%, didorong oleh kenaikan Properti Investasi.

Liabilitas

  • Total Liabilitas: Hingga akhir September 2025, liabilitas mencapai Rp 3,97 miliar, turun 2,57% dibandingkan akhir tahun lalu.
  • Liabilitas Jangka Pendek: Tercatat sebesar Rp 849,19 juta , menurun signifikan 49,78%, terutama disebabkan oleh penurunan drastis Utang Usaha kepada Pihak Ketiga.
  • Liabilitas Jangka Panjang: Berada di posisi Rp 3,12 miliar , dengan kenaikan 30,93%, mencerminkan perubahan struktur pendanaan jangka panjang, khususnya kenaikan Utang Lain-lain kepada Pihak Ketiga.

Ekuitas

  • Total Ekuitas: Ekuitas perusahaan tercatat sebesar Rp 245,89 miliar , turun 0,31% dibandingkan 31 Desember 2024 , didorong oleh akumulasi rugi periode berjalan.

Laporan Laba Rugi

Pendapatan

Selama sembilan bulan pertama 2025, pendapatan perusahaan (yang seluruhnya berasal dari sewa gudang ) mencapai Rp 524,08 juta , naik 33,62% YoY dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 392,22 juta. Pertumbuhan ini terutama ditopang oleh kenaikan pendapatan dari sewa unit gudang.

Laba Bersih

Perusahaan mencatatkan Rugi bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp (770,59 juta) , di mana kerugian ini membesar 20,50% YoY dari rugi periode yang sama tahun lalu sebesar Rp (639,46 juta). Perubahan ini terutama disebabkan oleh peningkatan Beban Umum dan Administrasi yang lebih tinggi daripada kenaikan pendapatan.

Earnings per Share (EPS)

EPS tercatat sebesar Rp (0,16) , mencerminkan kenaikan kerugian per saham sebesar 23,08% YoY dari Rp (0,13).

Rasio Keuangan

Likuiditas

  • Current Ratio: 98,23x, menunjukkan kemampuan perusahaan yang sangat tinggi dalam memenuhi kewajiban jangka pendek menggunakan aset lancar.
  • Quick Ratio: 19,34x, mengindikasikan likuiditas yang sangat kuat bahkan dengan mengecualikan persediaan dari aset lancar.

Profitabilitas

  • Margin Laba Kotor: 86,01%, menunjukkan efisiensi perusahaan yang tinggi dalam menghasilkan laba dari pendapatan sewa.
  • Margin Laba Bersih: -147,04%, mencerminkan tingkat profitabilitas yang negatif, di mana beban operasional (terutama umum & administrasi) melebihi total pendapatan.

Efisiensi & Pengembalian

  • Return on Assets (ROA): -0,41% (disetahunkan), menilai bahwa pemanfaatan aset belum efektif dalam menghasilkan laba bersih.
  • Return on Equity (ROE): -0,42% (disetahunkan), menggambarkan imbal hasil negatif atas modal pemegang saham.

Solvabilitas

  • Debt to Equity Ratio (DER): 0,016x (atau 1,61%), menunjukkan struktur pendanaan perusahaan yang sangat sehat dan tingkat ketergantungan pada utang yang amat rendah.

Valuasi Pasar

  • Price to Earnings Ratio (PER): Berdasarkan harga penutupan saham Rp 358 per 27 Oktober 2025, PER tercatat negatif (sekitar -1.705x disetahunkan), yang tidak bermakna secara valuasi karena perusahaan masih mencatatkan rugi bersih.
  • Price to Book Value (PBV): Dengan nilai buku per saham sebesar Rp 51,23, PBV perusahaan berada di level 6,99x, mencerminkan valuasi premium atau tingginya ekspektasi pasar terhadap aset perusahaan, meskipun kinerjanya merugi.

Kesimpulan

Kinerja keuangan BBSS selama kuartal III 2025 menunjukkan pertumbuhan pendapatan yang positif dari bisnis inti sewa gudang. Perusahaan memiliki posisi neraca yang sangat kuat, ditandai dengan likuiditas melimpah dan tingkat utang yang sangat rendah.

Meskipun terdapat momentum pertumbuhan pada pendapatan, perusahaan masih menghadapi tantangan dalam mengelola efisiensi operasional, di mana Beban Umum dan Administrasi masih menggerus pendapatan dan menyebabkan kerugian bersih yang membengkak. Investor perlu memperhatikan strategi perusahaan dalam mengendalikan beban operasional dan upaya untuk mencapai profitabilitas di kuartal selanjutnya, terutama mengingat valuasi PBV-nya yang sudah tergolong premium.

Disclaimer : Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, dan tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. PintarSaham.id dan seluruh timnya tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dibuat berdasarkan informasi dari konten ini. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.

Penasaran saham mana yang lagi cakep secara fundamental & teknikal? Klik di sini biar nggak ketinggalan cuan!

https://bit.ly/pintarsahamid

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Latest Post

Most Popular

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments