Jakarta – PT Bank Pan Indonesia Tbk (Panin Bank) mengumumkan rencana untuk menjual kembali saham hasil pembelian kembali (buyback) atau yang biasa disebut saham treasury. Tidak tanggung-tanggung, jumlah saham yang akan dilepas ke pasar mencapai 6.100.000 (enam juta seratus ribu) lembar saham.
Berdasarkan keterbukaan informasi yang diterbitkan pada 8 Oktober 2025 , aksi korporasi ini akan mulai dilaksanakan pada tanggal 13 Oktober 2025 hingga seluruh saham selesai dialihkan.
Amanat Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
Langkah ini diambil Perseroan untuk mematuhi regulasi OJK, khususnya POJK No. 29/2023 dan POJK No. 30/2017. Peraturan tersebut mengatur bahwa saham hasil buyback yang telah disimpan selama periode tertentu wajib untuk dialihkan kembali.
Adapun 6,1 juta saham ini merupakan hasil dari program pembelian kembali yang telah dilakukan Panin Bank dalam rentang waktu 16 Maret 2020 hingga 15 Juni 2020.
Mekanisme Penjualan di Bursa Efek Indonesia
Investor yang berminat dapat memantau transaksi saham PNBN, karena proses pengalihan saham ini akan dilakukan melalui penjualan di Bursa Efek Indonesia (BEI). Harga penjualan saham akan mengikuti harga yang berlaku di pasar sesuai dengan peraturan yang ada.
Untuk melancarkan aksi korporasi ini, Panin Bank telah menunjuk PT Evergreen Sekuritas Indonesia sebagai anggota bursa yang akan melaksanakan proses penjualan saham tersebut.
Manajemen Panin Bank menyatakan akan terus memberikan informasi lebih lanjut mengenai pelaksanaan pengalihan saham ini sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Disclaimer : Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, dan tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. PintarSaham.id dan seluruh timnya tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dibuat berdasarkan informasi dari konten ini. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.
Penasaran saham mana yang lagi cakep secara fundamental & teknikal? Klik di sini biar nggak ketinggalan cuan!