Pada semester pertama tahun 2025, PT Andalan Sakti Primaindo Tbk (ASPI) mencatatkan kinerja yang memberikan gambaran tentang posisi keuangan dan operasional perusahaan selama periode ini.
Laporan Posisi Keuangan (Neraca)
Aset
- Total Aset: Aset perusahaan pada 30 Juni 2025 tercatat sebesar Rp 101.139.689.172 , mengalami peningkatan sebesar 3,57% dibandingkan dengan posisi pada 31 Desember 2024 yang sebesar Rp 97.649.649.344.
- Aset Lancar: Aset lancar mengalami kenaikan sebesar 3,71% menjadi Rp 99.787.973.475.
- Aset Tidak Lancar: Aset tidak lancar turun 5,71% menjadi Rp 1.351.715.697, didorong oleh penurunan nilai buku bersih aset tetap.
Liabilitas
- Total Liabilitas: Total liabilitas perusahaan tercatat sebesar Rp 29.054.230.134, meningkat sebesar 9,60% dari akhir tahun sebelumnya.
- Liabilitas Jangka Pendek: Liabilitas jangka pendek mengalami kenaikan sebesar 30,12%, menjadi Rp 18.720.403.536.
- Liabilitas Jangka Panjang: Liabilitas jangka panjang tercatat sebesar Rp 10.333.826.598 , mengalami penurunan sebesar 14,76%.
Ekuitas
- Total Ekuitas: Ekuitas perusahaan mencapai Rp 72.085.459.038 , yang mencatatkan peningkatan sebesar 1,87% dibandingkan akhir tahun 2024.
Laporan Laba Rugi
Pendapatan
- Total Pendapatan: Pada semester 1 2025, pendapatan perusahaan tercatat sebesar Rp 3.635.468.478 , yang mengalami penurunan signifikan sebesar 85,54% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 25.137.985.208 , disebabkan oleh penurunan penjualan unit rumah dari 64 unit menjadi 6 unit.
Rugi Bersih
- Rugi Bersih: Rugi bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk tercatat sebesar Rp (794.213.995), berbalik dari laba bersih sebesar Rp 46.613.903 pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Rugi Per Saham (EPS)
- EPS: Rugi per saham perusahaan tercatat sebesar Rp (1,16) , menunjukkan penurunan dibandingkan dengan laba per saham sebesar Rp (0,07) pada semester 1 2024.
Rasio Keuangan
Rasio Likuiditas
- Current Ratio: 5,33 kali. Rasio ini menunjukkan kemampuan perusahaan untuk memenuhi kewajiban jangka pendek dengan aset lancarnya.
- Quick Ratio: 0,33 kali. Rasio ini mengukur kemampuan perusahaan untuk membayar kewajiban jangka pendek tanpa mengandalkan persediaan.
Rasio Profitabilitas
- Margin Laba Kotor: 48,63%. Rasio ini menunjukkan seberapa efisien perusahaan menghasilkan laba dari pendapatan penjualannya.
- Margin Laba Bersih: -21,85%. Ini menggambarkan kerugian bersih perusahaan setelah dikurangi semua biaya dan pajak.
Rasio Efisiensi
- Return on Assets (ROA): -0,78%. Ini menunjukkan perusahaan belum efisien dalam menggunakan asetnya untuk menghasilkan laba.
- Return on Equity (ROE): -1,10%. Rasio ini mengukur kerugian yang dihasilkan dari ekuitas yang diinvestasikan oleh pemegang saham.
Rasio Solvabilitas
- Debt to Equity Ratio (DER): 0,40. Rasio ini mengukur proporsi antara utang perusahaan dengan ekuitas yang dimiliki, menggambarkan tingkat risiko finansial perusahaan yang tergolong rendah.
Valuasi Perusahaan
Price to Earnings Ratio (PER)
- PER: Dengan harga saham pada penutupan Rp 530, PER perusahaan tidak dapat dihitung (negatif) karena perusahaan mencatatkan kerugian.
Price to Book Value (PBV)
- PBV: PBV perusahaan pada 30 Juni 2025 adalah 4,97x, yang dihitung berdasarkan harga penutupan saham Rp 530 dan nilai buku per saham sebesar Rp 106,62. Rasio ini mengindikasikan bahwa harga pasar saham diperdagangkan lebih tinggi dibandingkan dengan nilai buku perusahaan.
Kesimpulan
Analisis ini memberikan gambaran umum tentang kinerja keuangan perusahaan pada semester pertama tahun 2025. Terjadi penurunan signifikan pada pendapatan dan laba bersih dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, terutama disebabkan oleh penurunan penjualan properti. Meskipun demikian, dari sisi neraca, perusahaan menunjukkan posisi aset yang solid dengan rasio utang terhadap ekuitas yang terjaga. Investor perlu mempertimbangkan penurunan kinerja operasional ini dalam mengambil keputusan investasi.
Disclaimer : Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, dan tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. PintarSaham.id dan seluruh timnya tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dibuat berdasarkan informasi dari konten ini. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.
Penasaran saham mana yang lagi cakep secara fundamental & teknikal? Klik di sini biar nggak ketinggalan cuan!