Jakarta, Indonesia – PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO) mengumumkan rencana strategis untuk melakukan pembelian kembali (buyback) saham perusahaan. Langkah ini diambil karena manajemen merasa harga saham perseroan saat ini belum mencerminkan nilai yang wajar berdasarkan kinerja perusahaan. Proses pembelian kembali saham ini akan berlangsung selama tiga bulan, dimulai dari 23 September 2025 hingga 22 Desember 2025.
Alasan dan Tujuan Buyback
Tujuan utama dari aksi korporasi ini adalah untuk meningkatkan nilai bagi pemegang saham, karena harga saham saat ini dianggap belum merefleksikan performa fundamental Sido Muncul. Saham yang telah dibeli kembali nantinya akan disimpan sebagai saham treasuri (treasury shares).
Saham treasuri ini memberikan fleksibilitas bagi perusahaan di masa depan dan dapat digunakan untuk berbagai keperluan, antara lain:
- Dijual kembali melalui Bursa Efek Indonesia (BEI) atau di luar bursa. Perseroan akan memprioritaskan opsi penjualan kembali saham tersebut melalui BEI.
- Pengurangan modal perusahaan.
- Pelaksanaan program kepemilikan saham untuk karyawan, direksi, dan dewan komisaris.
- Penyelesaian transaksi tertentu.
Penting untuk dicatat, saham yang dibeli kembali tidak memiliki hak suara dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) dan tidak berhak menerima dividen
Rincian Anggaran dan Jumlah Saham
Sido Muncul telah menyiapkan dana yang signifikan untuk merealisasikan rencana ini. Berikut adalah rinciannya:
- Total Dana: Perseroan telah menyiapkan dana maksimal sebesar Rp 56.000.000.000,- (lima puluh enam miliar Rupiah). Dana ini merupakan sisa dari alokasi biaya pembelian kembali saham yang diinformasikan pada 20 Maret dan 20 Juni 2025.
- Target Saham: Dana tersebut diperkirakan dapat membeli kembali sekitar 103.703.000 lembar saham , atau setara dengan 0,35% dari total saham yang telah dikeluarkan.
- Batas Harga: Harga pembelian per lembar saham dibatasi maksimal Rp 760,00.
Pelaksanaan transaksi buyback ini akan dilakukan melalui Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan menunjuk PT Mandiri Sekuritas sebagai perantara pedagang efek.
Rincian Anggaran dan Jumlah Saham
Sido Muncul telah menyiapkan dana yang signifikan untuk merealisasikan rencana ini. Berikut adalah rinciannya:
- Total Dana: Perseroan telah menyiapkan dana maksimal sebesar Rp 56.000.000.000,- (lima puluh enam miliar Rupiah). Dana ini merupakan sisa dari alokasi biaya pembelian kembali saham yang diinformasikan pada 20 Maret dan 20 Juni 2025.
- Target Saham: Dana tersebut diperkirakan dapat membeli kembali sekitar 103.703.000 lembar saham , atau setara dengan 0,35% dari total saham yang telah dikeluarkan.
- Batas Harga: Harga pembelian per lembar saham dibatasi maksimal Rp 760,00.
Pelaksanaan transaksi buyback ini akan dilakukan melalui Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan menunjuk PT Mandiri Sekuritas sebagai perantara pedagang efek.
Justru, berdasarkan data proforma, aksi buyback ini diproyeksikan akan meningkatkan beberapa rasio keuangan penting, yang mengindikasikan efisiensi yang lebih baik:
- Laba bersih per saham (Earnings Per Share) akan naik dari 39,03 menjadi 39,70.
- Imbal hasil aset (Return on Assets) meningkat dari 30% menjadi 32%.
- Imbal hasil ekuitas (Return on Equity) juga naik dari 34% menjadi 37%.
Dewan Komisaris dan Direksi Sido Muncul telah meninjau rencana ini secara saksama dan merekomendasikan kepada para pemegang saham untuk menyetujuinya.
Disclaimer : Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, dan tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. PintarSaham.id dan seluruh timnya tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dibuat berdasarkan informasi dari konten ini. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.
Penasaran saham mana yang lagi cakep secara fundamental & teknikal? Klik di sini biar nggak ketinggalan cuan!