Menyaring Noise, Memberi Insight.

Dapatkan watchlist, analisis, dan insight harian terstruktur di PintarSaham.

HomePengumuman EmitenITMG Siapkan Dana Rp2,49 Triliun untuk Beli Kembali Sahamnya (Buyback)

ITMG Siapkan Dana Rp2,49 Triliun untuk Beli Kembali Sahamnya (Buyback)

PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG), salah satu perusahaan pertambangan batu bara terkemuka, mengumumkan rencana besar untuk melakukan pembelian kembali saham yang telah diterbitkan (buyback). Perusahaan telah menyiapkan dana maksimal sebesar Rp2,49 triliun yang bersumber dari kas internal perusahaan untuk aksi korporasi ini.

Rencana ini diumumkan secara resmi pada 18 September 2025 dan bertujuan untuk memenuhi Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Aksi buyback ini akan dilakukan secara bertahap atau sekaligus dalam periode paling lama 12 bulan.

Jadwal Pelaksanaan Buyback

Berikut adalah perkiraan jadwal pelaksanaan rencana buyback saham ITMG:

  • Pengumuman dan Keterbukaan Informasi: 18 September 2025.
  • Persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS): Diperkirakan pada 3 November 2025.
  • Periode Pelaksanaan Buyback: Diperkirakan mulai 4 November 2025 hingga 4 November 2026.

Alasan di Balik Aksi Buyback

Manajemen ITMG meyakini bahwa harga saham perusahaan saat ini belum sepenuhnya mencerminkan nilai fundamental dan prospek jangka panjangnya. Beberapa alasan utama dilakukannya buyback ini antara lain:

  • Meningkatkan Nilai bagi Pemegang Saham: Diharapkan dapat memberikan tingkat pengembalian yang lebih baik bagi investor.
  • Sinyal Positif ke Pasar: Menunjukkan keyakinan manajemen terhadap prospek cerah perusahaan di masa depan, didukung oleh posisi keuangan yang solid dan strategi pengembangan usaha yang kuat.
  • Menjaga Stabilitas Harga Saham: Aksi ini juga diharapkan dapat mendukung stabilitas harga saham ITMG di Bursa Efek Indonesia.

Dampak Terhadap Kinerja Keuangan

Perusahaan memastikan bahwa pelaksanaan buyback tidak akan berdampak negatif signifikan terhadap kinerja operasional, pendapatan, maupun pertumbuhan usaha. Hal ini didasari oleh saldo laba dan arus kas yang sangat mencukupi untuk mendanai aksi korporasi ini sekaligus membiayai kegiatan usaha.

Berdasarkan data proforma per 30 Juni 2025, setelah buyback dilaksanakan, beberapa indikator keuangan justru menunjukkan perbaikan. Laba per saham (EPS) diperkirakan akan meningkat dari USD 0,08 menjadi USD 0,09 per saham. Selain itu, tingkat pengembalian ekuitas atau

Return on Equity (ROE) juga diproyeksikan naik dari 9,7% menjadi 10,6%. Jumlah saham yang akan dibeli kembali tidak akan melebihi 10% dari total modal disetor perusahaan, sesuai dengan peraturan yang berlaku. Pelaksanaan buyback akan dilakukan melalui Bursa Efek dengan menunjuk satu perusahaan efek sebagai perantara.

Disclaimer : Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, dan tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. PintarSaham.id dan seluruh timnya tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dibuat berdasarkan informasi dari konten ini. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.

Penasaran saham mana yang lagi cakep secara fundamental & teknikal? Klik di sini biar nggak ketinggalan cuan!

https://bit.ly/pintarsahamid

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here