1. Produksi migas 2025 dipandu 155–160 ribu boepd, didukung tambahan produksi dari akuisisi 24% PSC Corridor dan lapangan Forel–Terubuk di Natuna.
2. Akuisisi Corridor senilai US\$425 juta menambah arus kas stabil dari kontrak gas jangka panjang; diperkirakan kontribusi EBITDA tambahan US\$145 juta pada 2026.
3. Medco Power meningkatkan portofolio energi terbarukan lewat PLTP Ijen (35 MW), PLTS Bali Timur (25 MWp), serta ekspansi ELB Batam (39 MW).
4. Laba bersih turun ke US\$37 juta akibat rugi AMMN dan harga minyak lebih rendah; namun EBITDA tetap kuat US\$623 juta dengan rasio utang sehat 1,9x.
5. Capex 2025 senilai US\$430 juta (US\$400 juta untuk migas, US\$30 juta untuk ketenagalistrikan) didanai arus kas internal; utang hanya dipakai untuk akuisisi dan refinancing.
Disclaimer : Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, dan tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. PintarSaham.id dan seluruh timnya tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dibuat berdasarkan informasi dari konten ini. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.
Penasaran saham mana yang lagi cakep secara fundamental & teknikal? Klik di sini biar nggak ketinggalan cuan!