1. Perseroan menargetkan pertumbuhan pendapatan 3% dan laba 10% di 2025 melalui peningkatan produktivitas, inovasi produk baru, dan pembukaan pasar baru.
2. Capex 2025 sebesar Rp280 miliar dialokasikan untuk pembangunan pabrik baru di KITIC (Cikarang) dan Pati, dengan 20% dana internal dan 80% pinjaman bank.
3. Tidak ada rencana akuisisi/merger dalam waktu dekat, masih mencari prospek yang memberi sinergi besar.
4. Bahan baku kacang 90% impor, namun perusahaan menyiapkan stok 6 bulan untuk mengantisipasi risiko geopolitik.
5. Sudah ekspor perdana ke China, dengan peluang memperbesar pesanan bila berjalan lancar; saat ini GUNA menjadi produsen kacang nomor tiga terbesar di Indonesia.
Disclaimer : Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, dan tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. PintarSaham.id dan seluruh timnya tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dibuat berdasarkan informasi dari konten ini. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.
Penasaran saham mana yang lagi cakep secara fundamental & teknikal? Klik di sini biar nggak ketinggalan cuan!