Menyaring Noise, Memberi Insight.

Dapatkan watchlist, analisis, dan insight harian terstruktur di PintarSaham.

HomeAnalisis SahamKinerja Keuangan PT Multi Spunindo Jaya Tbk (MSJA) Semester 1 2025

Kinerja Keuangan PT Multi Spunindo Jaya Tbk (MSJA) Semester 1 2025

Pada semester pertama tahun 2025, PT Multi Spunindo Jaya Tbk (MSJA) mencatatkan kinerja yang memberikan gambaran tentang posisi keuangan dan operasional perusahaan selama periode ini.

Laporan Posisi Keuangan (Neraca)

Aset

  • Total Aset: Aset perusahaan pada 30 Juni 2025 tercatat sebesar Rp 1,76 triliun, mengalami penurunan sebesar 3,20% dibandingkan dengan posisi pada 31 Desember 2024 yang sebesar Rp 1,82 triliun.
  • Aset Lancar: Aset lancar mengalami penurunan sebesar 14,47% menjadi Rp 607,85 miliar. Penurunan ini terutama disebabkan oleh berkurangnya kas dan setara kas.
  • Aset Tidak Lancar: Aset tidak lancar tumbuh 4,05% menjadi Rp 1,15 triliun , didorong oleh peningkatan uang muka pembelian aset tetap.

Liabilitas

  • Total Liabilitas: Total liabilitas perusahaan tercatat sebesar Rp 414,64 miliar, meningkat sebesar 4,94% dari akhir tahun 2024.
  • Liabilitas Jangka Pendek: Liabilitas jangka pendek mengalami peningkatan sebesar 12,90%, menjadi Rp 289,27 miliar.
  • Liabilitas Jangka Panjang: Liabilitas jangka panjang tercatat sebesar Rp 125,37 miliar, mengalami penurunan sebesar 9,73%.

Ekuitas

  • Total Ekuitas: Ekuitas perusahaan mencapai Rp 1,34 triliun, yang mencatatkan penurunan sebesar 5,46% dibandingkan akhir tahun 2024. Penurunan ini antara lain disebabkan oleh pembelian kembali saham (saham treasuri) dan pembayaran dividen kas.

Laporan Laba Rugi

Pendapatan

  • Total Pendapatan: Pada semester 1 2025, pendapatan perusahaan tercatat sebesar Rp 511,40 miliar, yang mengalami penurunan sebesar 3,48% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 529,82 miliar.

Laba Bersih

  • Laba Bersih: Laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk tercatat sebesar Rp 35,86 miliar. Kinerja ini menunjukkan pembalikan yang signifikan dari kerugian sebesar Rp 2,64 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya. Peningkatan ini terutama didorong oleh penurunan beban pokok penjualan dan keuntungan selisih kurs.

Laba Per Saham (EPS)

  • EPS: Laba per saham perusahaan tercatat sebesar Rp 6,17, menunjukkan kenaikan signifikan dibandingkan dengan rugi per saham sebesar Rp 0,49 pada semester 1 2024.

Rasio Keuangan

Rasio Likuiditas

  • Current Ratio: 2,10 kali. Rasio ini menunjukkan kemampuan perusahaan yang sangat sehat untuk memenuhi kewajiban jangka pendek dengan aset lancarnya.
  • Quick Ratio: 1,65 kali. Rasio ini mengukur kemampuan perusahaan untuk membayar kewajiban jangka pendek tanpa mengandalkan persediaan, yang juga berada pada level yang kuat.

Rasio Profitabilitas

  • Margin Laba Kotor: 16,95%. Rasio ini menunjukkan seberapa efisien perusahaan menghasilkan laba dari pendapatan penjualannya.
  • Margin Laba Bersih: 7,01%. Ini menggambarkan laba bersih perusahaan setelah dikurangi semua biaya dan pajak, menunjukkan peningkatan profitabilitas dibandingkan periode sebelumnya.

Rasio Efisiensi

  • Return on Assets (ROA): 4,01% (disetahunkan). Ini menunjukkan seberapa efisien perusahaan menggunakan asetnya untuk menghasilkan laba.
  • Return on Equity (ROE): 5,35% (disetahunkan). Rasio ini mengukur laba yang dihasilkan dari ekuitas yang diinvestasikan oleh pemegang saham.

Rasio Solvabilitas

  • Debt to Equity Ratio (DER): 0,31. Rasio ini mengukur proporsi antara utang perusahaan dengan ekuitas yang dimiliki, menggambarkan tingkat risiko finansial perusahaan yang rendah.

Valuasi Perusahaan

Price to Earnings Ratio (PER)

  • PER: Dengan harga saham pada penutupan 2 September 2025, yaitu Rp 304, dan laba per saham yang disetahunkan sebesar Rp 12,34, PER perusahaan tercatat sebesar 24,64x. Angka ini menunjukkan seberapa banyak investor bersedia membayar untuk setiap rupiah laba yang dihasilkan perusahaan.

Price to Book Value (PBV)

  • PBV: PBV perusahaan pada 30 Juni 2025 adalah 1,34x, yang dihitung berdasarkan harga penutupan saham Rp 304 dan nilai buku per saham sebesar Rp 227,12. Rasio ini mengindikasikan bahwa harga pasar saham 34% lebih tinggi dibandingkan dengan nilai buku perusahaan.

Kesimpulan

Analisis ini memberikan gambaran umum tentang kinerja keuangan perusahaan pada semester pertama tahun 2025. Meskipun pendapatan sedikit menurun, MSJA berhasil membalikkan kerugian menjadi laba yang signifikan, menunjukkan peningkatan efisiensi operasional dan manajemen biaya yang baik. Posisi likuiditas dan solvabilitas perusahaan sangat kuat dengan rasio utang yang rendah. Dari sisi valuasi, PER dan PBV menunjukkan bahwa saham diperdagangkan pada valuasi yang wajar. Selalu penting untuk mempertimbangkan berbagai faktor, termasuk kondisi industri dan ekonomi makro, dalam mengambil keputusan investasi.

Disclaimer : Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, dan tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. PintarSaham.id dan seluruh timnya tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dibuat berdasarkan informasi dari konten ini. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.

Penasaran saham mana yang lagi cakep secara fundamental & teknikal? Klik di sini biar nggak ketinggalan cuan!

https://bit.ly/pintarsahamid

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here