Pada semester pertama tahun 2025, PT Mark Dynamics Indonesia Tbk (MARK) mencatatkan kinerja yang memberikan gambaran tentang posisi keuangan dan operasional perusahaan selama periode ini.
Laporan Posisi Keuangan (Neraca)
Aset
- Total Aset: Aset perusahaan pada 30 Juni 2025 tercatat sebesar Rp 986,06 miliar, mengalami peningkatan sebesar 3,16% dibandingkan dengan posisi pada 31 Desember 2024 yang sebesar Rp 955,84 miliar.
- Aset Lancar: Aset lancar mengalami kenaikan sebesar 7,91% menjadi Rp 464,30 miliar.
- Aset Tidak Lancar: Aset tidak lancar mengalami sedikit penurunan 0,73% menjadi Rp 521,76 miliar.
Liabilitas
- Total Liabilitas: Total liabilitas perusahaan tercatat sebesar Rp 108,46 miliar, meningkat sebesar 14,23% dari akhir tahun sebelumnya.
- Liabilitas Jangka Pendek: Liabilitas jangka pendek mengalami kenaikan sebesar 16,47%, menjadi Rp 94,37 miliar.
- Liabilitas Jangka Panjang: Liabilitas jangka panjang tercatat sebesar Rp 14,08 miliar, mengalami peningkatan sebesar 1,19%.
Ekuitas
- Total Ekuitas: Ekuitas perusahaan mencapai Rp 877,61 miliar, yang mencatatkan peningkatan sebesar 1,94% dibandingkan akhir tahun 2024.
Laporan Laba Rugi
Pendapatan
- Total Pendapatan: Pada semester 1 2025, pendapatan perusahaan tercatat sebesar Rp 380,81 miliar, yang mengalami penurunan sebesar 16,37% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.
Laba Bersih
- Laba Bersih: Laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk tercatat sebesar Rp 131,26 miliar, yang mengalami penurunan sebesar 10,83% dari tahun sebelumnya.
Laba Per Saham (EPS)
- EPS: Laba per saham perusahaan tercatat sebesar Rp 34,54, menunjukkan penurunan sebesar 10,84% dibandingkan dengan semester 1 2024.
Rasio Keuangan
Rasio Likuiditas
- Current Ratio: 4,92 kali. Rasio ini menunjukkan kemampuan perusahaan yang sangat baik untuk memenuhi kewajiban jangka pendek dengan aset lancarnya.
- Quick Ratio: 3,37 kali. Rasio ini mengukur kemampuan perusahaan untuk membayar kewajiban jangka pendek tanpa mengandalkan persediaan, yang juga berada pada level yang sehat.
Rasio Profitabilitas
- Margin Laba Kotor: 51,21%. Rasio ini menunjukkan bahwa perusahaan sangat efisien dalam menghasilkan laba dari pendapatan penjualannya.
- Margin Laba Bersih: 34,47%. Ini menggambarkan persentase laba bersih yang signifikan setelah dikurangi semua biaya dan pajak.
Rasio Efisiensi
- Return on Assets (ROA): 26,62% (disetahunkan). Ini menunjukkan seberapa efisien perusahaan menggunakan asetnya untuk menghasilkan laba.
- Return on Equity (ROE): 29,91% (disetahunkan). Rasio ini mengukur laba yang dihasilkan dari ekuitas yang diinvestasikan oleh pemegang saham, menunjukkan profitabilitas yang tinggi bagi investor.
Rasio Solvabilitas
- Debt to Equity Ratio (DER): 0,12 kali. Rasio ini mengukur proporsi antara utang perusahaan dengan ekuitas yang dimiliki, yang menunjukkan tingkat risiko finansial perusahaan yang rendah.
Valuasi Perusahaan
Price to Earnings Ratio (PER)
- PER: Dengan harga saham pada penutupan 29 Agustus 2025, yaitu Rp 640, PER perusahaan tercatat sebesar 9,26x, yang menunjukkan seberapa banyak investor bersedia membayar untuk setiap rupiah laba yang dihasilkan perusahaan.
Price to Book Value (PBV)
- PBV: PBV perusahaan pada 30 Juni 2025 adalah 2,77x, yang dihitung berdasarkan harga penutupan saham Rp 640 dan nilai buku per saham sebesar Rp 230,95. Rasio ini mengindikasikan bahwa harga pasar saham perusahaan adalah 2,77 kali dari nilai bukunya.
Kesimpulan
Analisis ini memberikan gambaran umum tentang kinerja keuangan perusahaan pada semester pertama tahun 2025. Meskipun terjadi penurunan pendapatan dan laba bersih dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, perusahaan tetap menunjukkan fundamental yang solid. Hal ini tercermin dari rasio profitabilitas yang tinggi, posisi likuiditas yang kuat, dan tingkat utang yang rendah. Dari sisi valuasi, PER dan PBV menunjukkan valuasi yang relatif wajar. Investor perlu mempertimbangkan prospek industri dan strategi perusahaan ke depan dalam mengambil keputusan investasi.
Disclaimer : Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, dan tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. PintarSaham.id dan seluruh timnya tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dibuat berdasarkan informasi dari konten ini. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.
Penasaran saham mana yang lagi cakep secara fundamental & teknikal? Klik di sini biar nggak ketinggalan cuan!