PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) menutup semester pertama tahun 2025 dengan catatan gemilang. Penjualan meroket 154,5% menjadi Rp59,02 triliun dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Lonjakan ini mendorong laba bersih naik hampir 3,4 kali lipat menjadi Rp5,14 triliun.
Aset dan Struktur Keuangan
Total aset ANTM per 30 Juni 2025 mencapai Rp48,38 triliun, naik 8,7% dari akhir 2024. Kenaikan terutama didorong oleh lonjakan kas dan setara kas yang naik lebih dari dua kali lipat menjadi Rp10,51 triliun.
Aset lancar tumbuh 16,5% ke Rp20,96 triliun, sementara aset tidak lancar naik 3,3% ke Rp27,42 triliun. Peningkatan signifikan juga terlihat pada investasi di entitas asosiasi yang mencapai Rp5,98 triliun.
Liabilitas dan Ekuitas
Total liabilitas meningkat 19,1% menjadi Rp14,67 triliun, terutama dari kenaikan liabilitas jangka pendek ke Rp12,09 triliun. Di dalamnya, utang dividen mencapai Rp3,65 triliun. Sementara itu, liabilitas jangka panjang relatif stabil di Rp2,58 triliun.
Di sisi lain, ekuitas ANTM tetap solid dengan pertumbuhan 4,7% menjadi Rp33,71 triliun. Mayoritas masih dipegang MIND ID dengan kepemilikan 65% dari 24,03 miliar saham beredar.
Laba dan Profitabilitas
Dari sisi kinerja operasional, ANTM mencatat laba kotor Rp8,24 triliun dengan margin kotor 13,9%. Setelah dikurangi beban usaha Rp2,10 triliun, laba operasi melonjak menjadi Rp6,14 triliun.
Hasil akhirnya, laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk tercatat Rp5,14 triliun. Ini menghasilkan EPS semesteran Rp195,43 atau hampir tiga kali lipat dibandingkan tahun lalu.
Margin laba bersih pun menguat ke 8,7%, mencerminkan efisiensi operasional yang jauh lebih baik.
Rasio Keuangan dan Likuiditas
Posisi keuangan ANTM tetap sehat. Current ratio berada di 1,73x, menandakan kemampuan memenuhi kewajiban jangka pendek dengan nyaman. Quick ratio tercatat 1,11x, menunjukkan likuiditas terjaga meski persediaan masih menyerap porsi signifikan.
Dari sisi profitabilitas, Return on Assets (ROA) mencapai 10,6% dan Return on Equity (ROE) 15,3%. Struktur modal juga kuat dengan Debt to Equity Ratio (DER) hanya 0,44x.
Valuasi Saham
Dengan harga penutupan Rp3.040 pada 29 Agustus 2025, saham ANTM diperdagangkan di PER sekitar 7,8x (berdasarkan EPS disetahunkan) dan PBV 2,25x. Valuasi ini menempatkan ANTM pada level relatif menarik di PER, meski PBV masih menunjukkan premi atas nilai bukunya.
Kesimpulan
Semester I 2025 menjadi titik balik yang positif bagi ANTM. Lonjakan penjualan, efisiensi biaya, dan penguatan likuiditas memberi sinyal fundamental yang solid. Dengan leverage rendah dan profitabilitas meningkat, ANTM menunjukkan daya tahan yang baik menghadapi volatilitas harga komoditas global.
Bagi investor, saham ANTM tetap layak dipantau. Prospek jangka panjangnya akan banyak ditentukan oleh dinamika harga emas, nikel, dan feronikel yang menjadi andalan utama perusahaan.
Disclaimer : Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, dan tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. PintarSaham.id dan seluruh timnya tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dibuat berdasarkan informasi dari konten ini. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.
Penasaran saham mana yang lagi cakep secara fundamental & teknikal? Klik di sini biar nggak ketinggalan cuan!