- MOLI menjaga profit dengan efisiensi, produktivitas tinggi, dan fokus pada pelanggan yang menghargai kualitas.
- Harga molases yang sempat naik akibat El Nino kini sudah normal, memungkinkan penetrasi ke pasar price sensitive.
- Penurunan kinerja 2024 disebabkan mahalnya molases, namun 2025 diproyeksikan membaik dengan utilisasi produksi di atas 90%.
- MOLI aktif mengembangkan produk baru dan mencari alternatif bahan baku selain molases.
- Merger dua anak usaha dilakukan untuk efisiensi operasional, terbukti meningkatkan produksi CO₂ harian lebih dari 5%.
Penasaran saham mana yang lagi cakep secara fundamental & teknikal? Klik di sini biar nggak ketinggalan cuan!