- Pembagian dividen besar tidak mengganggu cashflow karena PBSA masih memiliki cadangan fasilitas bank yang belum digunakan.
- Target laba bersih 2025 meningkat dari tahun sebelumnya dengan diversifikasi proyek ke sektor komersial seperti Plaza Paramita.
- PBSA mendapat penghargaan dari Bisnis Indonesia untuk kinerja konstruksi, dan saat ini memiliki anak usaha di Malaysia meski belum beroperasi penuh.
- Target laba bersih 2025 mempertimbangkan kondisi makroekonomi dan proyek yang sedang maupun akan dijalankan.
- Anak usaha seperti PPS, PMS, dan PAS akan dioptimalkan untuk mendukung pertumbuhan dan perluasan bisnis di luar konstruksi industri kelapa sawit.
Lagi cari saham yang prospeknya oke dan gak cuma “katanya”? Coba cek ini deh.


