- Capex 2025 sebesar Rp25 miliar dialokasikan untuk pengadaan perangkat printer dan teknologi lainnya guna mendukung ekspansi layanan managed service dan rental IT.
- Strategi peningkatan laba difokuskan pada penjualan agresif, produk berbasis AI, dan pendapatan berulang.
- Perusahaan menjaga likuiditas melalui efisiensi biaya, pemilihan proyek selektif, dan fokus pada sektor tahan krisis seperti pendidikan dan kesehatan.
- Pelemahan rupiah dan kenaikan suku bunga global menekan margin, diatasi dengan efisiensi rantai pasok dan peningkatan nilai tambah lokal.
- Untuk mengatasi rugi 2024, manajemen melakukan evaluasi biaya dan adaptasi terhadap perubahan perilaku konsumen melalui transformasi digital.
Cari saham bagus tapi bingung mulai dari mana? Ini dia panduan yang kamu butuhkan.