Harga Wajar Saham BELI
Global Digital Niaga Tbk. (BELI) Menunjukkan kinerja yang meningkat di tahun 2024. Emiten telah mencatatkan laba bersih Rp -3,64 T di tahun 2024. Laba tersebut meningkat 33,83% lebih besar dibandingkan dengan capaian tahun sebelumnya.
Grafik harga saham BELI

Di tahun 2024, BELI juga membukukan menurun pendapatan sebesar -3,61% YoY menjadi Rp 14,72 T
Profil Perusahaan BELI
Didirikan tahun 2011, PT Global Digital Niaga Tbk (BELI) merupakan pelopor ekosistem belanja dan gaya hidup omnichannel terdepan di Indonesia yang fokus melayani konsumen ritel dan institusi lewat konektivitas digital. BELI mengintegrasikan pengalaman online dan offline melalui layanan e-commerce dan toko fisik untuk beberapa mitra merek terkemuka. Selain itu, BELI juga berkolaborasi dengan lebih dari 27.000 toko yang melayani fitur Blibli InStore dan Click & Collect, serta didukung oleh infrastruktur rantai pasok, termasuk jaringan pergudangan dan logistik yang dikembangkan secara nasional dan meningkatkan layanan pengiriman langsung lewat layanan Blibli Express Services (BES), dan berbagai mitra logistik pihak ketiga.
Per tahun 2024, Saham BELI mayoritas dipegang oleh PT GLOBAL INVESTAMA ANDALAN sebesar 77.03%, dan MASYARAKAT NON WARKAT sebesar 22.651%.
Berdasarkan kategori asal SID investornya, saham BELI kepemilikan investor didominasi oleh Local sebesar 98.8%.
Berdasarkan komposisi pemegang saham, sebagian besar investor yang memegang saham BELI adalah kategori Corporate local.
Detail terkait harga wajar saham BELI bisa dilihat di Grup Priority Pintar Saham
Klik link berikut untuk daftar menjadi bagian dari komunitas Pintar Saham agar hidup kamu menjadi lebih mudah dalam berinvestaasi saham -priority-membership-pintarsahamid-41664.getresponsesite.com


