Friday, April 17, 2026
No menu items!
Google search engine
HomePengumuman EmitenIHSG 16 Januari 2025 Ramai Banget

IHSG 16 Januari 2025 Ramai Banget

Transaksi tembus 13,49 Triliun. Benar – benar ramai banget.
IPO high profile ndak ada dalam waktu dekat sehingga tidak ada duit investor yang ngendap lama ndak mutar.
Aseng mulai belanja lagi.

Net Foreign Buy – 16 Januari 2025
1. BBRI: 364.31 B, Harga 4,160 (+1.71%).
2. BMRI: 154.05 B, Harga 5,875 (+2.17%).
3. BREN: 45.02 B, Harga 9,575 (+5.51%).
4. UNTR: 29.13 B, Harga 26,175 (+1.85%).
5. CUAN: 24.01 B, Harga 13,725 (+0.92%).
6. INDF: 23.21 B, Harga 7,575 (-1.62%).
7. DAAZ: 18.24 B, Harga 6,850 (+18.61%).
8. ADRO: 16.68 B, Harga 2,410 (+0.42%).
9. ACES: 13.76 B, Harga 745 (-0.67%).
10. FILM: 11.51 B, Harga 3,820 (-1.04%).

2 hari berturut-turut asing belanja di BBRI. That’s new. Biasanya Asing Belanja sehari, besoknya udah jualan.

Net Foreign Sell – 16 Januari 2025
1. TLKM: -79.13 B, Harga 2,590 (-1.52%).
2. ASII: -43.30 B, Harga 4,880 (-1.21%).
3. BBCA: -33.18 B, Harga 9,750 (-0.51%).
4. PANI: -22.09 B, Harga 15,525 (-1.74%).
5. BRIS: -21.91 B, Harga 2,700 (-1.82%).
6. GOTO: -17.57 B, Harga 80 (0.00%).
7. AMRT: -11.69 B, Harga 2,770 (-2.81%).
8. HEAL: -10.86 B, Harga 1,635 (-2.39%).
9. BUKA: -10.74 B, Harga 121 (-1.63%).
10. MDKA: -9.39 B, Harga 1,600 (-0.62%).

Duit Bandar terfokus di CBDK BBRI BMRI. Total transaksi mereka hari ini gila banget. Total 4 Triliun lebih transaksi di 3 saham ini.

Top Value – 16 Januari 2025
1. CBDK: 2,209.91 B, Harga 8,725 (+19.93%).
2. BBRI: 1,463.93 B, Harga 4,160 (+1.71%).
3. BMRI: 1,217.55 B, Harga 5,875 (+2.17%).
4. BBCA: 754.92 B, Harga 9,750 (-0.51%).
5. BBNI: 514.43 B, Harga 4,500 (+2.04%).
6. WIFI: 426.56 B, Harga 915 (+24.49%).
7. PANI: 351.70 B, Harga 15,525 (-1.74%).
8. PTRO: 344.04 B, Harga 3,550 (+4.72%).
9. BREN: 331.92 B, Harga 9,575 (+5.51%).
10. TLKM: 310.51 B, Harga 2,590 (-1.52%).

Hari ini, 16 Januari 2025, pasar saham menunjukkan pergerakan menarik dari sisi akumulasi asing dan transaksi terbesar. Dari sisi pembelian bersih (net foreign buy), BBRI memimpin dengan transaksi sebesar 364,31 miliar rupiah. Saham ini menjadi incaran investor asing, didukung prospek sektor perbankan yang cerah, dan berhasil mencatat kenaikan harga sebesar 1,71% menjadi 4.160. Posisi kedua diisi oleh BMRI dengan net foreign buy sebesar 154,05 miliar rupiah. Kenaikan harga sahamnya sebesar 2,17% menjadi 5.875 menunjukkan kepercayaan pelaku pasar terhadap kinerja Bank Mandiri. Selain itu, BREN dari sektor energi terbarukan juga menarik perhatian, dengan pembelian asing sebesar 45,02 miliar rupiah dan kenaikan harga signifikan 5,51%.

Namun, tidak semua saham menarik minat asing. Di sisi net foreign sell, TLKM mencatat penjualan asing terbesar, mencapai -79,13 miliar rupiah. Harga sahamnya turun tipis 1,52% ke 2.590, yang kemungkinan besar dipengaruhi aksi ambil untung setelah reli sebelumnya. Saham lain yang juga dilepas asing adalah ASII (-43,30 miliar rupiah) dan BBCA (-33,18 miliar rupiah). Meskipun BBCA merupakan bank terbesar di Indonesia, penjualan asing ini hanya berdampak kecil pada harga sahamnya yang turun 0,51%. Penurunan yang lebih signifikan terjadi pada saham PANI (-1,74%) yang mencatat net foreign sell sebesar -22,09 miliar rupiah.

Dari sisi nilai transaksi tertinggi (top value), CBDK memimpin pasar dengan transaksi fantastis sebesar 2,2 triliun rupiah! Harga sahamnya melambung 19,93% ke level 8.725, yang menunjukkan sentimen positif luar biasa terhadap saham ini. BBRI dan BMRI juga berada di daftar teratas, masing-masing mencatat transaksi sebesar 1,46 triliun rupiah dan 1,21 triliun rupiah. Kedua saham ini tidak hanya diminati asing, tetapi juga oleh investor lokal yang optimis terhadap sektor perbankan. Di luar saham-saham perbankan, WIFI dari sektor teknologi mencatat kenaikan harga luar biasa sebesar 24,49%, dengan nilai transaksi mencapai 426,56 miliar rupiah, mengindikasikan adanya minat baru terhadap sektor digital.

Total transaksi dari saham-saham top ini mencapai angka triliunan rupiah, dengan sektor perbankan mendominasi pasar, diikuti sektor teknologi dan energi terbarukan. Sementara itu, aksi jual asing pada beberapa saham besar seperti TLKM dan BBCA menunjukkan adanya pergeseran strategi investor asing, meskipun dampaknya terhadap pasar relatif terbatas.

Ingin mendapatkan insight eksklusif lainnya dari PintarSaham? Jangan lewatkan kesempatan untuk memperdalam pengetahuan investasi Anda! Klik link berikut ini untuk bergabung dan mulai perjalanan finansial Anda https://bit.ly/NewsLetterPintarSaham

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Latest Post

Most Popular

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments