Sinarmas Multiartha (SMMA) menawarkan obligasi senilai Rp800 miliar sebagai bagian dari Obligasi Berkelanjutan III dengan total target dana Rp5 triliun. Obligasi tahap II ini terdiri dari tiga seri, yaitu Seri A dengan nilai Rp100 miliar berbunga tetap 7 persen per tahun selama 370 hari, Seri B sebesar Rp500 miliar dengan bunga 8,25 persen per tahun untuk tenor 3 tahun, dan Seri C senilai Rp200 miliar berbunga 9 persen per tahun dengan jangka waktu 5 tahun. Pembayaran bunga dilakukan setiap 3 bulan sejak tanggal emisi, dengan pelunasan penuh saat jatuh tempo.
Pembayaran bunga pertama dijadwalkan pada 17 April 2025, sementara jatuh tempo obligasi masing-masing adalah 27 Januari 2026 untuk Seri A, 17 Januari 2028 untuk Seri B, dan 17 Januari 2030 untuk Seri C. Dana hasil penerbitan obligasi ini, setelah dikurangi biaya emisi, akan digunakan untuk memberikan pinjaman kepada anak usaha, Sinarmas Multifinance (SMMF). Sebanyak Rp575 miliar dialokasikan untuk pelunasan lebih awal obligasi SMMF, sedangkan Rp225 miliar digunakan sebagai modal kerja pembiayaan bagi SMMF.
Modal kerja ini mencakup tambahan dana untuk menyalurkan kredit kepada calon debitur sesuai aturan yang berlaku. Jadwal penerbitan obligasi dimulai dengan masa penawaran umum pada 13-14 Januari 2025, penjatahan pada 15 Januari 2025, pengembalian uang pesanan pada 17 Januari 2025, distribusi elektronik pada 17 Januari 2025, dan pencatatan di BEI pada 20 Januari 2025.
Melalui langkah ini, SMMA tidak hanya memperkuat keuangan anak usahanya tetapi juga memastikan operasional dan penyaluran kredit berjalan lebih lancar, mendukung pertumbuhan bisnis perusahaan secara keseluruhan.
Ingin mendapatkan insight eksklusif lainnya dari PintarSaham? Jangan lewatkan kesempatan untuk memperdalam pengetahuan investasi Anda! Klik link berikut ini untuk bergabung dan mulai perjalanan finansial Anda https://bit.ly/NewsLetterPintarSaham