Untuk perusahaan yang kondisi fundamental nya lagi sakit akibat kebanyakan utang, bisa dapat perpanjangan PKPU 14 hari itu ibarat napas buatan untuk menunda kematian.
PBRX mengaku laba bertahun-tahun tapi susah bayar utang hingga kena PKPU, itu karena cashflow nya memang bleeding. Laba hanyalah laba pengakuan akuntansi tanpa real cashflow. Kata Pak Toto, laba yang sehat adalah laba yang bisa ditunjang oleh cashflow.
Bisa bertahan hidup dari utang ke utang. Gali lubang tutup lubang.
PKPU itu singkatan dari Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang. Simpelnya, ini semacam kesempatan yang diberikan sama pengadilan buat orang atau perusahaan yang lagi kesulitan bayar utang. Tujuannya biar nggak langsung dinyatakan bangkrut (pailit) dan masih ada waktu buat nyusun rencana pembayaran yang bisa disetujui sama pihak yang ngasih utang (kreditur). Dikasi kesempatan upgrade skill dulu.
Cara kerjanya kayak gini :
1. Kalau si debitur (yang punya utang) merasa nggak sanggup bayar tepat waktu, dia bisa minta PKPU ke pengadilan. Bahkan kreditur juga bisa ngajukan PKPU kalau mereka lihat si debitur susah bayar utang.
2. Pengadilan kasih waktu buat debitur dan kreditur diskusi cari jalan tengah, biasanya mulai dari 45 hari (ini namanya PKPU sementara). Kalau selama 45 hari nggak ada solusi, bisa diperpanjang lagi sampai maksimal 270 hari (jadi PKPU tetap).
3. Kalau akhirnya mereka sepakat sama rencana pembayaran utang, debitur tetap bisa jalanin bisnisnya sambil bayar utang sesuai kesepakatan. Tapi kalau gagal juga, ya pengadilan bisa mutusin si debitur pailit.
Keuntungan PKPU ini banyak, misalnya Debitur nggak langsung bangkrut dan masih punya waktu buat benerin keuangannya dan Kreditur juga tetap dilindungi, jadi nggak sampai kehilangan semua uangnya.
Jadi, PKPU itu kayak nafas tambahan buat debitur biar bisa bangkit lagi tanpa langsung dipaksa tutup usaha.
Saya tidak tahu ini PBRX sudah perpanjangan PKPU yang keberapa kali. Semoga saja nasib nya tidak seperti SRIL yang diputus pailit.
Contoh perusahaan yang cashflow nya sehat adalah ADRO ASII TLKM BBRI BBCA. Sayangnya cashflow mereka sehat tapi bandar sahamnya sakit.