Menyaring Noise, Memberi Insight.

Dapatkan watchlist, analisis, dan insight harian terstruktur di PintarSaham.

HomePengumuman EmitenTLKM Never Ending Downtrend

TLKM Never Ending Downtrend

Harga TLKM saat ini 2890, jauh di bawah harga Moving Average 200 (garis hijau) yang kini jadi resistance paling kuat untuk TLKM. Resistance itu ibarat atap yang susah dijebol TLKM dalam 200 hari terakhir.

Downtrend panjang begini sulit untuk berubah jadi Uptrend, kecuali ada katalis super kuat seperti laba meroket atau Starlink mendadak gulung tikar atau data Center TLKM diakusisi sama Amazon, yang mana itu mustahil.

Saham TLKM memang terus menunjukkan tren penurunan yang konsisten dan istiqomah nyungsep, dengan harga terkini di 2890, yang berada jauh di bawah Moving Average 200 hari (garis hijau) pada 3399. Garis ini bertindak sebagai resistance kuat, menunjukkan bahwa TLKM telah kesulitan membalikkan arah dari tren turun yang berkepanjangan. Analisis teknikal menunjukkan bahwa keberlanjutan tren bearish ini didukung oleh indikator RSI yang saat ini berada di 34.8, menunjukkan kondisi oversold yang mungkin hanya berujung pada rebound teknis alias Dead Cat Bounce singkat tanpa perubahan tren yang substansial.

Indikator Stochastic Oscillator juga menegaskan pandangan ini dengan nilai %K dan %D yang sangat rendah, menandakan pasar telah oversold. Namun, sejarah menunjukkan bahwa tanpa adanya katalis signifikan, kondisi oversold seringkali tidak cukup untuk mengubah tren. Selain itu, indikator MACD yang mencatat nilai negatif dengan histogram -30.18 menandakan momentum bearish yang kuat, memperkuat pandangan bahwa TLKM mungkin masih memiliki ruang lebih rendah untuk bergerak.

Untuk mengubah arah dari downtrend yang berkepanjangan ini, TLKM membutuhkan perubahan fundamental yang signifikan. Beberapa skenario yang bisa memicu hal ini termasuk peningkatan dramatis dalam laba perusahaan, atau perubahan besar di pasar yang langsung berdampak pada operasional TLKM seperti pesaing utama seperti Starlink yang menghentikan operasinya, atau scenario seperti akuisisi data center milik TLKM oleh perusahaan teknologi global seperti Amazon atau Google atau Alibaba.

Keputusan untuk buy, hold, atau cutloss saham TLKM harus berbasis pada analisis mendalam tentang kondisi fundamental perusahaan vs keikhlasan hati menerima nyangkut. Seorang manusia hanya bisa jadi investor ketika dia nyangkut.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here