Harga Wajar Saham ERAA
Emiten Perdagangan Ritel Erajaya Swasembada Tbk menunjukkan kinerja yang menurun di tahun 2023. Emiten telah mencatatkan laba bersih Rp 857 Milliar di tahun 2023. Laba tersebut menurun -20.4% dibandingkan dengan capaian tahun sebelumnya.
Grafik harga saham ERAA

Di tahun 2023, ERAA juga membukukan penurunan pendapatan sebesar 21.6% YoY menjadi Rp 60 Trilliun
Profil Perusahaan
PT Erajaya Swasembada Tbk didirikan pada tanggal 8 Oktober 1996. Erajaya Group menjalankan kegiatan usaha importir, distribusi dan perdagangan ritel perangkat telekomunikasi selular seperti telepon selular dan tablet, subscriber identity module card (SIM Card), voucher isi ulang operator jaringan selular, aksesoris, perangkat Internet of Things (IoT), penjualan voucher Google Play, serta menawarkan layanan produk Value Added Services, seperti layanan perlindungan ponsel melalui produk TecProtec dan juga layanan pembiayaan ponsel yang bekerjasama dengan perusahaan multifinance terkemuka di Indonesia. Erajaya Group telah membangun kemitraan strategis dengan berbagai merek ternama, meliputi Apple, ASUS, DJI, Garmin, Google, GoPro, Honor, Huawei, Infinix, Nokia, OPPO, Realme, Samsung, Vivo, Xiaomi dan lain-lain. Erajaya Group juga menjalin kerja sama dengan operator jaringan selular terkemuka di Indonesia untuk mendistribusikan produk mereka.
Per tahun 2023, Saham ERAA mayoritas dipegang oleh PT ERALINK INTERNATIONAL sebesar 54.51%, sedangkan 44.14% dimiliki oleh MASYARAKAT NON WARKAT
Berdasarkan kategori asal SID investornya, saham ERAA kepemilikan investor didominasi oleh lokal sebesar 66.3% dan investor asing memiliki 33.7%.
Berdasarkan komposisi pemegang saham, sebagian besar investor lokal yang memegang saham ERAA adalah kategori corporate (Perusahaan)
Detail terkait harga wajar saham ERAA bisa dilihat di Grup Priority Pintar Saham
Klik link berikut untuk daftar menjadi bagian dari komunitas Pintar Saham agar hidup kamu menjadi lebih mudah dalam berinvestasi saham https://pintarsaham.id/register/