PT Vale Indonesia Tbk hari ini mengumumkan bahwa Perseroan telah memproduksi 16.769 metrik ton (“t”) nikel dalam matte pada triwulan pertama tahun 2023 (“1T23”). “P
erseroan terus menjaga keandalan operasional Furnace 4 setelah pembangunan kembali rampung tahun lalu.
Pada Furnace 2, sebagai bagian dari strategi, kami telah melakukan perbaikan atap secara aman yang dilakukan lebih awal yaitu pada Maret 2023, dan bukan pada 4Q23. Hal ini untuk mendapatkan keandalan produktivitas Furnace 2 di 2023.
Selain itu, Perseroan juga mampu meningkatkan recovery penambangan dengan memaksimalkan armada tambang yang lebih kecil pada proyek bottom ore recovery.
Ikhtisar Produksi
| 1T23 | 4T22 | 1T22 | |
| Produksi nikel dalam matte (t) | 16.769 | 16.183 | 13.827 |
Produksi pada 1T23 masing-masing sekitar 4% dan 21% lebih tinggi dibandingkan dengan produksi pada 4T22 dan 1T22. Target kami adalah untuk menghasilkan produksi secara aman dan berkelanjutan pada kisaran 70.000 t pada 2023.
Sumber : Keterbukaan Informasi IDX