Menyaring Noise, Memberi Insight.

Dapatkan watchlist, analisis, dan insight harian terstruktur di PintarSaham.

HomeUncategorizedSkydrugz Corner: Valuasi $ARCI

Skydrugz Corner: Valuasi $ARCI

Skydrugz Corner: Valuasi $ARCI

Di postingan sebelumnya saya sudah bahas tentang indikasi $SCMA akan melakukan IPO Vidio.
https://cutt.ly/77BxSam

Pada postingan kali ini saya akan bahas tentang valuasi ARCI. Jika kita baca buku teknik valuasi, maka kita akan temukan ada banyak metode valuasi.

Metode yang paling sederhana adalah valuasi PBV dan PER.

Investor kawakan seperti Pak LKH sendiri paling sering mengutip metode valuasi PBV tiap kali memberikan seminar saham. Bisa nonton semua video seminar LKH, valuasi yang sering beliau sebut adalah valuasi PBV.

Kalau investment banker, mungkin metode valuasinya sangat beragam. Tergantung pesanan siapa yang mau IPO atau RI. Kalau itu perusahaan Telco, mereka paling sering pakai metode valuasi EV/EBITDA. Kalau itu perusahaan startup yang masih rugi, mungkin mereka akan pakai valuasi GMV. Kalau perusahaan properti atau sawit yang masih rugi, mereka malah pakai juga EV/lahan. Jadi ada banyak metode valuasi, tergantung siapa yang pesan dan apa tujuannya.

Kalau pakai metode valuasi sederhana, valuasi ARCI:
PBV 2,28
PER 38,59

Kalau cuma lihat valuasi sekilas ini kelihatan sangat premium dari sudut pandang investor zaman Old seperti Benjamin Graham. Kalau baca buku Intelligent Investor Benjamin Graham, maka target valuasi maksimal saham yang dibeli oleh Benjamin Graham adalah maksimal PBV 1,5 dan PER 15.

Tapi dunia semakin berkembang dan dunia investasi zaman sekarang cukup berbeda dengan dunia investasi zaman Benjamin Graham. Tinggal kembali ke masing-masing investor mau menerapkan valuasi saklek Benjamin Graham atau mau ikuti evolusi investor seperti Warren Buffett yang hold forever 1-2 saham core stocks seperti Coca Cola atau pilih jalan Peter Lynch yang hold 1000 saham dengan berbagai jenis diversifikasi sesuai tipe saham atau malah mau ikuti jejak Cathie Wood yang all in technology.

Itu semua hak prerogative investor dalam memilih jalan investasinya.

Kembali ke metode valuasi ARCI. Berhubung ARCI sudah overvalued dari sisi PBV dan PER, maka kita coba cari metode valuasi lain untuk membuat valuasinya masuk akal. Biasanya mencari metode valuasi lain ini dilakukan untuk mencari pembenaran agar tetap hold apalagi kalau sudah kepalang tanggung all in dan belum bisa berdamai dengan diri sendiri

Menurut saya cara melakukan valuasi ARCI untuk membuat valuasinya kelihatan masuk akal adalah dengan mencari 4 faktor berikut:
1. Berapa cadangan emas mereka
2. Berapa kapasitas produksi mereka dalam setahun
3. Berapa harga jual emas mereka
4. Berapa cash cost gali emas mereka

1. Berapa Cadangan Emas ARCI?

Mengutip Pubex ARCI:
Saat ini, jumlah cadangan emas yang dimiliki Archi mencapai 3,9 juta ons yang berasal dari 4 blok emas di koridor timur dengan metode pertambangan terbuka (open pit). Terdiri dari Blok Toka, Blok Kopra, Blok Alaskar, dan Blok Araren.
https://cutt.ly/p8bNpqb

Harga emas 1 onz = 2000 dollar
Jadi potensi cadangan emas ARCI = 3,9 juta oz x 2000 dollar = 7,8 milyar dollar = 117 Triliun

Dengan market capital saat ini ARCI di harga 350 = 8,6 Triliun maka ARCI jadi kelihatan murah jika dibandingkan dengan cadangan emas perusahaan.

2. Berapa Kapasitas Produksi ARCI?

Saya kutip lagi dari Pubex:
Sebagai gambaran, pada 2020 lalu, ARCI menghasilkan produksi emas pada level 207 kilo ons. Bila dibandingkan rekor produksi 270 kilo ons pada 2018, angka tersebut memang lebih kecil. Namun, jumlahnya masih cenderung naik dalam tren jangka panjang. Pada 2011, misalnya, ARCI baru memproduksi sekitar 61 kilo ons emas dalam setahun.

Kita pakai asumsi saja produksi 270 kilo ons atau 260rb tiap tahun itu artinya cadangan emas ARCI akan habis dalam waktu 3,6 juta / 270.000 = 13,3 tahun jika tidak ditemukan cadangan emas baru.

Dengan informasi ini artinya investor harus bisa cuan >100 % dalam jangka waktu kurang dari 13 tahun agar investasi di ARCI bisa ada artinya. Break even point dalam 13 tahun itu setara dengan PER 13. Dengan demikian valuasi ideal beli ARCI adalah di PER < 13.

3. Berapa harga jual emas ARCI

Sebenarnya ini harus cek ASP ARCI. Tapi untuk memudahkan perhitungan pakai harga emas terakhir saja yaitu 2000 dolar per ons.

Dengan kapasitas produksi 270.000 ons setahun x harga 2000 dollar maka potensi revenue = 540 juta dollar = 8,1 Triliun

Jika dibandingkan dengan market cap ARCI saat ini 8,6 Triliun maka itu artinya cukup masuk akal valuasi ARCI.

4. Berapa cash costs gali emas ARCI

Sebenarnya ini butuh perhitungan sendiri. Tapi untuk memudahkan perhitungan, cukup cek rata-rata NPM Perusahaan dalam 10 tahun terakhir. Untuk simplifikasi artikel ini, saya pakai NPM 2022 saja yakni NPM 6,72%.

Dengan demikian potensi revenue 8,1 Triliun x NPM 6,72% maka potensi laba = 544 milyar rupiah.

Maka Potensi PER dengan market capital 8,6 Triliun = PER 15.

Target valuasi awal kita tadi adalah idealnya beli ARCI di PER < 13. Itu artinya di valuasi PER 15 itu sudah di atas target awal tadi tapi masih dalam range valuasi wajar versi Benjamin Graham.

Tindakan yang harus diambil?

Terserah masing-masing investor. Mau beli atau mau tinggalkan.

Semua hitungan di atas hanyalah asumsi berdasarkan informasi Pubex.

Hal – hal yang dapat mengubah valuasi:
1. Jika perusahaan melakukan manipulasi LK
2. Jika perusahaan meningkatkan kapasitas produksi
3. Jika perusahaan menemukan cadangan emas baru
4. Jika perusahaan menemukan teknologi yang dapat membuat produksi emas menjadi lebih efisien
5. Jika harga emas berubah

Disclaimer:
https://cutt.ly/p8bNpqb

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here