Menyaring Noise, Memberi Insight.

Dapatkan watchlist, analisis, dan insight harian terstruktur di PintarSaham.

HomeInsight PintarSaham.idSkydrugz Radar: Menertibkan Influencer?

Skydrugz Radar: Menertibkan Influencer?

Skydrugz Radar 9 Desember 2021: Menertibkan Influencer?

Saya baru saja mendapatkan informasi bahwa OJK akan memonitor dan menertibkan influencer saham mulai bulan ini. Meskipun saya tidak pernah merasa menjadi influencer saham, beberapa kawan mengingatkan saya untuk stay low dan mengurangi artikel yang kesannya pompom berlebihan. Oleh karena itu mulai hari ini saya hanya akan berusaha membuat tulisan yang sifatnya analisis netral saja. Saya juga mungkin akan berhenti membuat postingan mengenai saham yang sedang saya akumulasi karena itu juga dianggap sebagai salah satu bentuk pompom.

Jadi well, saya akan berusaha dulu mencari cara membuat postingan yang netral. Karena terus terang menurut saya rasanya sulit membuat postingan yang netral. Pada akhirnya tetap akan ada bias ketika sedang menulis.

Sebenarnya hari ini saya akan menulis postingan mengenai salah satu emiten farmasi yang aset property nya sangat banyak dan perusahaan menara Telco yang menurut saya memiliki indikasi akan segera dijual oleh PSP-nya. Tapi itu akan bersifat sangat pompom. Jadi well, pass saja lah untuk saat ini.

Mungkin di masa depan cara menulis postingan saya akan lebih bersifat seperti itu saja. Hanya membahas emiten tanpa menyebutkan langsung nama emitennya.

Better stay safe than sorry.

Kalau menurut kawan, kali ini OJK akan sangat serius menegur para Influencer saham karena banyak yang dianggap OJK sudah keterlaluan. Jadi kawan itu pun mengingatkan saya untuk lebih berhati-hati ketika membuat postingan di masa depan.

Meskipun semua investor saham wajib memiliki KTP karena dianggap sudah dewasa dan harusnya sudah bisa membedakan mana yang baik dan buruk, tetap saja banyak yang belum siap menghadapi volatilitas di market. Banyak orang yang masuk pasar saham hanya ingin cuan saja, mereka tidak siap dengan resiko loss-nya. Padahal sudah disebutkan sejak awal kalau saham adalah instrumen investasi yang sangat beresiko tinggi. Tapi well, begitu investor pemula melihat pamer cuan dari kawan atau tetangga, biasanya mereka langsung pengen cuan instan juga tanpa memikirkan resiko lagi.

Kalau di dunia kesehatan ada  yang namanya doctor shopping, di mana pasien bergonta-ganti dokter untuk menyembuhkan penyakitnya. Padahal mungkin kondisi yang dialaminya hanyalah suatu situasi psikosomatik saja. Kalau di saham, ada yang namanya influencer shopping, di mana investor bergonta-ganti influencer saham untuk mencari mana yang analisisnya paling benar dan begitu influencer tersebut salah, langsung dicaci maki. Investor ingin mencari yang bisa benar terus dan menghasilkan cuan terus padahal tak ada satupun orang yang bisa 100% benar untuk selama-lamanya. Yang paling penting adalah bagaimana ketika salah ambil keputusan atau ketika loss, kita tidak bangkrut. Menurut saya itu yang lebih penting ketimbang berusaha untuk terus – menerus benar.

Ada Influencer yang target cuan cukup 1-5% saja langsung cabut karena dia pakai margin sehingga cuan 1-5% plus cuan margin sudah cukup menurut dia, sedangkan followernya kepengen cuan >5%. Begitu sudah cuan 1-5% influencer sudah exit, follower stay dan begitu harga anjlok follower nyangkut. Dari perbedaan target TP dan Time frame saja, sudah bisa menghasilkan perbedaan outcome portofolio.

Lagipula target, risk profile dan time horizon investor follower belum tentu sama dengan target, risk profile dan time horizon influencer saham. Melihat drawdown portfolio sampai >25%, influencernya mungkin kuat tapi follower nya belum tentu bisa punya kekuatan mental yang sama.

Mungkin karena pertimbangan itu lah sehingga OJK ingin menerbitkan Influencer saham. Analisis Fundamental dan Teknikal itu sebenarnya yang mudah. Yang sulit adalah mengendalikan emosi.

Hope for the best saja untuk pasar modal yang lebih baik. Dan untuk saat ini, stay low aja.

Saham

Pintarsaham akan melakukan Webinar Saham Secara Gratis pada 10 Desember 2021 Pukul 19:00 WIB, dengan Narasumber, Parahita Irawan, seorang investor senior yang sudah menulis beberapa buku tentang Investasi seperti Street Investing dan The Fundamental Puzzle. Link Registrasi klik di sini

Untuk konsultasi perencanaan keuangan atau Financial Planning dari Certified Financial Planner Tim Pintarsaham.id bisa juga melakukan reservasi via Whatsapp +62 831-1918-138

Bila ingin mendaftar menjadi member Pintarsaham.id bisa hubungi Admin Pintarsaham.id via WA +62 831-1918-1386

Jika ingin membuat rekening sekuritas bisa chat via whatsapp nomor 083119181386

Sedangkan jika ingin Trading Kripto bisa daftar di sini

Kode referal Akun Binance SV06XFJZ

Jika anda menyukai artikel ini jangan lupa untuk berlangganan di Youtube Channel Pintar Saham dan nantikan video edukasi tentang saham di channel tersebut. Jangan lupa melihat Facebook Fan Page Pintar Saham Indonesia dan Instagram Pintar Saham @pintarsaham.id

Disclaimer :

Penyebutan nama saham (jika ada) tidak bermaksud untuk memberikan penilaian bagus buruk, atau pun rekomendasi jual beli atau tahan untuk saham tertentu. Tujuan pemberian contoh adalah untuk menunjukkan fakta yang menguatkan opini penulis. Kinerja Masa Lalu tidak menjadi jaminan akan kembali terulang pada masa yang akan datang. Semua data dan hasil pengolahan data diambil dari sumber yang dianggap terpercaya dan diolah dengan usaha terbaik. Meski demikian, penulis tidak menjamin kebenaran sumber data. Data dan hasil pengolahan data dapat berubah sewaktu-waktu tanpa adanya pemberitahuan. Seluruh tulisan, komentar dan tanggapan atas komentar merupakan opini pribadi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here