Hatten Wines (WINE) Gelar IPO, Gimana Prospeknya

Hatten Wines (WINE) Gelar IPO, Gimana Prospeknya

PT Hatten Bali Tbk (WINE) adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang Perdagangan dan Distribusi Minuman Beralkohol (Wine).

Perusahaan ini didirikan oleh Ida Bagus Rai Budarsa pada tahun 2000.

PT Hatten Bali Tbk (WINE) memiliki filosofi untuk menempatkan anggur lokal (Bali – Indonesia) di pasar global dan membuktikan bahwa anggur dari hasil bumi Indonesia mampu bersaing dengan anggur dari luar negeri dalam hal pembuatan wine.

PT Hatten Bali Tbk (WINE) bersiap untuk menggelar penawaran umum perdana saham atau Initial Public Offering (IPO) dengan saham yang ditawarkan sejumlah 678.000.000 atau sekitar 25,02% dengan nominal sebesar Rp 50.

Sedangkan harga yang ditawarkan kepada publik berada di rentang harga Rp 100 hingga Rp 150 per saham. Berikut ini adalah jadwal sementara mengenai Initial Public Offering (IPO) WINE:

  • Lock-up period 8 bulan
  • Masa penawaran = 19-22 Desember
  • Perkiraan tanggal efektif: 29 Desember 2022
  • Masa penawaran umum perdana saham: 2-5 Januari 2023
  • Perkiraan tanggal penjatahan: 5 Januari 2023
  • Perkiraan tanggal distribusi saham secara elektronik: 6 Januari 2023
  • Perkiraaan tanggal pencatatan di bursa efek: 9 Januari 2023

Hal yang menarik dari Initial Public Offering WINE ini adalah terdapat full commitment dari pelaksana emisi efek. PT NH Korindo Sekuritas Indonesia selaku pelaksana Emisi Efek menyetujui untuk sepenuhnya menjamin dengan kesanggupan penuh (full commitment) emisi sebanyak-banyaknya 678.000.000 Saham Biasa dan mengikat diri untuk membeli seluruh sisa saham yang tidak habis terjual dengan Harga Penawaran pada tanggal penutupan Masa Penawaran.

Analisis Industri

Perseroan memiliki medium buying power dan memiliki medium buying size. Restoran dan bar tidak melakukan pembelian dengan jumlah yang besar dikarenakan tidak adanya tempat penyimpanan khusus wine dengan kapasitas yang besar sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak ada customer yang mendominasi dalam pembelian produk ke Perseroan.

Jumlah pemain yang bermain di industri wine juga cukup tinggi mengingat banyaknya brand wine impor yang masuk ke Indonesia.

PT Hatten Bali Tbk memiliki beberapa strategi usaha yang akan dilakukan beberapa tahun kedepan yang diantaranya adalah:

  • Ekspansi ke pusat-pusat pariwisata di luar Bali.
  • Meningkatkan brand loyalty di tingkat konsumen perorangan (end customer).
  • Mempromosikan kebun anggur sebagai destinasi wisatawan mancanegara.
  • Mengembangkan pemasaran dan penjualan secara Digital
  • Merintis ekspor ke negara-negara yang memiliki permintaan anggur yang tinggi.
  • Mengembangkan kerjasama dalam bentuk white label dan makloon.

PT Hatten Bali Tbk memiliki beberapa peluang untuk dapat sukses di pasar Indonesia karena adanya batasan kuota atas produk wine impor, tingginya pajak atas impor wine, pertumbuhan turis yang terus meningkat di Indonesia, dan rencana untuk terus memperluas bisnis dengan membangun destinasi vineyard.

Apabila dilihat secara fundamental, saham WINE ini tergolong bagus karena sebelum pandemi Covid-19 menyerang di tahun 2020, perusahaan berhasil mencetak ROE sebesar 21.4%. Selain itu, full commitment dari NH Korindo Sekuritas Indonesia juga membuat IPO ini semakin menarik karena jika ada saham yang tersisa maka NH Korindo akan membeli semua saham tersebut.

Sisi negatifnya adalah penguasaan market share dari WINE yang mencapai 6,5% pada tahun 2019 sebelum pandemi (dilihat dari dua sisi dimana sisi pertama ada potensi pertumbuhan ke depan , sisi lain saat ini marketnya belum terlalu dikuasai dengan baik)

Apabila dilihat dari sisi gaji direktur dan komisaris juga bisa dibilang tidak berlebihan mengingat masih dalam jumlah yang sama selama 3 tahun terakhir yaitu dengan total 1,4 M. Gimana menurut kamu ? Ikutan IPO WINE ?

Sumber data dari E IPO 

Share this post :
Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *