Skydrugz Corner: KAEF, Perusahaan Yang Gali Lubang Tutup Lubang

Skydrugz Corner: KAEF, Perusahaan Yang Gali Lubang Tutup Lubang

Tulisan ini merupakan lanjutan dari tulisan sebelumnya tentang KAEF

Untuk bisa lebih memahami cara membaca laporan keuangan ada 2 buku yang bisa dibaca yakni:

KAEF merupakan BUMN yang sedang mengalami kesulitan. Mengapa bisa begitu? Ada beberapa hal yang menjadi indikator:

  • 1. Revenue perusahaan anjlok
  • 2. Piutang membengkak
  • 3. Utang perusahaan membengkak
  • 4. Arus kas seret
Revenue Anjlok
KAEF Q2 2022 Q2 2022 Growth
Penjualan dan pendapatan usaha Rp4,425,143,855.00 Rp5,558,524,127.00 -20.39%

Revenue KAEF anjlok >20% di Q2 2022. Sangat parah. Penyebab utamanya adalah penjualan obat-obatan generik, ethichal dan alkes mereka tidak laris.

Covid-19 sudah berakhir dan mereka kesulitan menjual produk-produknya.

Piutang Membengkak

Masalah kesulitan perusahaan melakukan penagihan piutang sudah saya bahas di artikel sebelumnya. http://bit.ly/3CqYvnS

Utang Membengkak
KAEF Q2 2022 Q2 2021 Growth
Pinjaman jangka pendek Rp4,936,631,928.00 Rp3,631,864,978.00 35.93%

Akibat dari penurunan revenue dan piutang sulit tertagih maka untuk membiayai operasional perusahaan dan menggaji karyawan, maka perusahaan pun harus menambah utang. Utang jangka pendek perusahaan naik sampai 35% di Q2 2022

Arus Kas Perusahaan Seret

Kombinasi dari penurunan revenue dan kesulitan menagih piutang membuat arus kas perusahaan seret. Oleh karena itu KAEF harus melakukan tindakan gali lubang tutup lubang agar bisa membuat perusahaan tetap berjalan. Hal tersebut bisa terlihat jelas dari arus kas perusahaan.

Arus Kas Operasional 
KAEF Q2 2022 Q2 2021 Growth
Arus kas dari aktivitas operasi
Penerimaan dari pelanggan Rp4,160,741,685 Rp4,875,660,599 -14.66%
Penerimaan kas lainnya dari aktivitas operasi Rp202,243,020 Rp193,652,651 4.44%
Pembayaran kas dari aktivitas operasi
Pembayaran kepada pemasok atas barang dan jasa -Rp2,807,093,527 -Rp3,664,006,521 -23.39%
Pembayaran gaji dan tunjangan -Rp1,057,679,330 -Rp1,006,016,599 5.14%
Pembayaran kas lainnya untuk beban operasi -Rp782,530,771 -Rp738,165,958 6.01%
Kas diperoleh dari (digunakan untuk) operasi -Rp284,318,923 -Rp338,875,828 -16.10%
Penerimaan bunga dari aktivitas operasi Rp6,249,909 Rp7,155,523 -12.66%
Pembayaran bunga dari aktivitas operasi -Rp246,683,414 -Rp288,404,123 -14.47%
Penerimaan pengembalian (pembayaran) pajak penghasilan dari aktivitas operasi -Rp165,787,894 -Rp39,093,211 324.08%
Jumlah arus kas bersih yang diperoleh dari (digunakan untuk) aktivitas operasi -Rp690,540,322 -Rp659,217,639 4.75%

Dari arus kas operasional perusahaan saja sudah terlihat jelas betapa sulitnya kondisi KAEF saat ini.

Penerimaan dari pelanggan berkurang sedangkan pembayaran gaji dan beban operasional lainnya terus – menerus naik.

Perusahaan juga sudah mengurangi pembelian bahan baku dari suplier entah karena ingin melakukan efisiensi atau justru karena jualan yang tidak laris sehingga order ke suplier dilambatkan dulu.

Kita bisa lihat KAEF ini memiliki masalah dalam cost control. Sudah tahu Penjualan seret, mereka tetap kesulitan dalam menekan beban operasional.

Secara total kas operasional perusahaan minusnya makin gede dari minus 659 miliar menjadi minus 690 miliar. Padahal perusahaan sudah mengurangi order bahan jadi dan bahan baku dari supplier. Ini mengindikasikan kalau manajemen tidak pede bisa menjual lebih banyak produk dan jasa di masa depan. https://bit.ly/3RghFkB

Arus Kas Investasi
KAEF Q2 2022 Q2 2021 Growth
Arus kas dari aktivitas investasi
Penerimaan dari penjualan aset tetap Rp1,132,356 Rp451,553 150.77%
Pembayaran untuk perolehan aset tetap -Rp219,107,279 -Rp186,661,003 17.38%
Pembayaran untuk perolehan aset takberwujud -Rp2,150,635 -Rp628,956 241.94%
Penerimaan dividen dari aktivitas investasi Rp6,710,731 -100.00%
Jumlah arus kas bersih yang diperoleh dari (digunakan untuk) aktivitas investasi -Rp220,125,558 -Rp180,127,675 22.21%

Dari arus kas investasi, pasien masih sibuk melakukan pembangunan pabrik. Terlihat dari pembelian aset tetap yang naik dari 186 milyar menjadi 219 milyar. https://cutt.ly/TV9xObO

Arus Kas Pendanaan
Arus kas dari aktivitas pendanaan
KAEF Q2 2022 Q2 2021 Growth
Penerimaan pinjaman bank Rp6,062,001,976 Rp8,042,230,623 -24.62%
Pembayaran pinjaman bank -Rp5,103,714,852 -Rp7,807,495,235 -34.63%
Pembayaran liabilitas sewa pembiayaan -Rp3,004,214 -Rp17,058,305 -82.39%
Pembayaran untuk perolehan kepentingan pihak non-pengendali pada entitas anak -Rp2,646,819 -Rp10,472,585 -74.73%
Pembayaran dividen dari aktivitas pendanaan -Rp9,023,102 -Rp702,224 1184.93%
Jumlah arus kas bersih yang diperoleh dari (digunakan untuk) aktivitas pendanaan Rp943,612,989 Rp206,502,274 356.95%

Jumlah utang yang diambil perusahaan 6 Triliun, jauh lebih gede dari jumlah utang bank yang dibayar 5,1 Triliun. Itu mengindikasikan perusahaan sedang dalam mode gali lubang.

Arus kas operasional minus, arus kas investasi minus, dan utang jatuh tempo sudah deadline sehingga untuk kompensasi semua itu terpaksa KAEF harus ambil utang bank yang lebih gede lagi.

Itulah mengapa KAEF harus cepat – cepat melakukan right issue untuk bisa menekan beban keuangan perusahaan. Total bunga yang harus dibayarkan di Q2 2022 adalah 246 milyar sedangkan revenue perusahaan adalah 4,425 Triliun. Beban bunga memakan 5,55% revenue. Idealnya adalah beban bunga itu tidak boleh lebih dari 5% revenue agar bisa memberikan nilai tambah untuk shareholders. http://bit.ly/3SSHN6y

Jika lebih dari itu maka artinya utang perusahaan hanya menjadi beban. Sebagai perbandingan ICBP

Disclaimer: http://bit.ly/3bLj4Oc
Belajar Saham Dari:
Buku Ryan Filbert: https://bit.ly/3dzbvOL
Buku Rivan Kurniawan @Rivan: https://bit.ly/3LsxlQJ

I am Not a Professional Financial Analyst and Advisor. Instrumen saham dan kripto adalah investasi yang beresiko tinggi. Resiko duit hilang 100% tetap ada. So be wise. Keputusan Jual dan Beli ada di Tangan Masing-masing. Disclaimer On.

Bila ingin mendaftar menjadi member Pintarsaham.id bisa hubungi Admin Pintarsaham.id via WA +62 831-1918-1386

Gotrade Indonesia Sudah Legal
Dapatkan Cashback 2 dollar dengan daftar di sini

https://heygotrade.com/id/referral?code=106415

Beli saham di Dow Jones seperti Google dan Apple via Gotrade Indonesia
Gunakan Kode Referal 106415

Untuk dapatkan cashback 2 dollar

Untuk Update Insight Pintarsaham bisa di Channel Telegram Skydrugzstock

Buka Rekening Gotrade Indonesia untuk beli saham di bursa Amerika Serikat Gunakan Kode Referal 106415

https://heygotrade.com/id/referral?code=106415

Beli Merchandise Kaos Pintarsaham.id di tokopedia.com/pintarsaham

Gunakan kode voucher PINTARSAHAM untuk dapatkan cashback 15%

Kalau niat buka tabungan Bank Jago untuk dapat cashback 25.000 gunakan Referal bank Jago DRS4DBA0 https://jago.com/download

Kalau mau buka rekening Bank Neo Commerce untuk dapat cashback bisa pakai link ini https://s.bankneo.co.id/qPJh00 atau kode referal R35000

Bila ingin mendaftar menjadi member Pintarsaham.id bisa hubungi Admin Pintarsaham.id via WA +62 831-1918-1386

Untuk mengetahui Data Kepemilikan Saham di bawah 5% maka bisa daftar gratis di link ini 

Jika anda menyukai artikel ini jangan lupa untuk berlangganan di Youtube Channel Pintar Saham dan nantikan video edukasi tentang saham di channel tersebut. Jangan lupa melihat Facebook Fan Page Pintar Saham Indonesia dan Instagram Pintar Saham @pintarsaham.id

Disclaimer :

Penyebutan nama saham (jika ada) tidak bermaksud untuk memberikan penilaian bagus buruk, atau pun rekomendasi jual beli atau tahan untuk saham tertentu. Tujuan pemberian contoh adalah untuk menunjukkan fakta yang menguatkan opini penulis. Kinerja Masa Lalu tidak menjadi jaminan akan kembali terulang pada masa yang akan datang. Semua data dan hasil pengolahan data diambil dari sumber yang dianggap terpercaya dan diolah dengan usaha terbaik. Meski demikian, penulis tidak menjamin kebenaran sumber data. Data dan hasil pengolahan data dapat berubah sewaktu-waktu tanpa adanya pemberitahuan. Seluruh tulisan, komentar dan tanggapan atas komentar merupakan opini pribadi.

Share this post :
Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *