Skydrugz Corner: Perbedaan IPO BUKA vs IPO GOTO

Trading for a living

Skydrugz Corner: Perbedaan IPO BUKA vs IPO $GOTO

Beberapa perbedaan IPO GOTO dan IPO BUKA:

  • Jumlah Saham IPO BUKA

Bukalapak menawarkan paling banyak 25,7 miliar lembar saham atau 25 persen dari modal yang disetor oleh perusahaan setelah initial public offering (IPO) atau penawaran saham perdana. Saham BUKA ditawarkan kepada masyarakat dengan harga Rp850 per lembar. Jika dikalkulasi, target pendanaan yang bisa dikumpulkan dalam IPO ini mencapai sekitar Rp21,9 triliun.

  • Jumlah Saham IPO GOTO

GoTo akan melepas sebanyak-banyaknya 52 miliar saham seri A yang seluruhnya merupakan saham baru dan dikeluarkan dari portepel. Jumlah tersebut setara 4,35% saham. Jumlah Dana Target 17 Triliun rupiah. L

  • Harga Saham IPO BUKA

BUKA IPO di harga 850 rupiah

  • Harga Saham IPO GOTO

GoTo mematok harga saham perdana di kisaran Rp 316-Rp 346 per saham. Nilai nominal saham ini dipatok Rp 1. Dengan demikian, melalui gelaran penawaran saham perdana ini GoTo berpeluang mengumpulkan dana sebanyak-banyaknya Rp 17,99 triliun.

  • Lockup BUKA

Mengutip prosektus Bukalapak.com, berdasarkan POJK No. 25 Tahun 2017, semua pihak yang memperoleh saham perseroan dengan harga pelaksanaan di bawah harga Penawaran Umum Perdana dalam jangka waktu 6 bulan sebelum penyampaian pendaftaran ke OJK, maka pihak tersebut dilarang mengalihkan sebagian atau seluruh saham perseroan yang dimilikinya sampai dengan 8 bulan setelah pernyataan pendaftaran sehubungan dengan Penawaran Umum Perdana menjadi efektif.

  • Lock-Up GOTO

IPO GOTO ini dibarengi dengan periode ‘kunci’ (lock up) yang mewajibkan para pemegang saham eksisting agar tidak dapat menjual sahamnya dalam periode yang beragam, antara 8 bulan hingga 2 tahun setelah IPO. Ketentuan ini menunjukkan komitmen GoTo untuk tidak menjadikan IPO sebagai cara keluar cepat bagi para pemegang saham eksisting tersebut.

  • Kebijakan Greenshoe BUKA

Zero Greenshoe Policy

  • Kebijakan Greenshoe GOTO

prospektus menyebutkan adanya opsi greenshoe yang dapat digunakan oleh GoTo demi menjaga stabilisasi harga. Apabila harga saham menurun di bawah tingkat harga IPO, opsi greenshoe dapat dilakukan dengan menerbitkan sebanyak-banyaknya 15% saham dari jumlah yang ditawarkan pada saat IPO, dalam jangka waktu maksimal 30 hari. Apabila dijalankan dan terserap optimal, maka total saham GoTo milik masyarakat akan menjadi 5,0%

  • Kebijakan Multiple Vote Sharing BUKA

No MVS

  • Kebijakan MVS GOTO

IPO GoTo juga menerapkan sistem saham dengan hak suara multipel atau multiple voting shares (MVS), yang telah disahkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui Peraturan OJK nomor 22/POJK.04/2021.

Regulasi tersebut mengizinkan para pendiri perusahaan yang memiliki jenis saham multipel untuk memiliki hak suara lebih banyak dari jenis saham lainnya. Tujuannya adalah agar para pendiri perusahaan dapat memastikan perusahaan tetap berjalan dalam visi dan agenda yang telah ditetapkan mereka.

Kesimpulan

Meskipun sama – sama Startup, ternyata IPO BUKA dan GOTO sangat berbeda kondisinya.

Kesamaan keduanya hanyalah sama-sama ada periode lockup.

Mana yang akan digoreng? Untuk BUKA sudah jelas terlihat kalau ternyata ketika IPO, para pemegang sahamnya langsung ramai – ramai distribusi.

Nampaknya karena banyak investor yang trauma dengan anjloknya IPO BUKA sehingga GOTO menggunakan kebijakan greenshoe untuk antisipasi hal tersebut.

Jika kebijakan itu terlaksana maka itu artinya baru pertama kalinya ada kebijakan greenshoe ada di bursa Indonesia untuk startup. Di masa lalu Mandiri Sekuritas bersama dengan PT Macquarie Capital Securities Indonesia yang menangani IPO PT ABM Investama. Mandiri Sekuritas dan Macquarie memberikan opsi greenshoe sebanyak-banyaknya 9,99% atau 55,06 juta lembar saham dari jumlah saham yang ditawarkan dalam IPO. ABM Investama sendiri melepas 20% sahamnya kepada publik.

GOTO juga menjadi emiten pertama yang menggunakan mekanisme MVS. Saya pernah bahas MVS di postingan sebelumnya.

I am Not a Professional Financial Analyst and Advisor. Instrumen saham dan kripto adalah investasi yang beresiko tinggi. Resiko duit hilang 100% tetap ada. So be wise. Keputusan Jual dan Beli ada di Tangan Masing-masing. Disclaimer On.

Beli Merchandise Kaos Pintarsaham.id di tokopedia.com/pintarsaham

Gunakan kode voucher PINTARSAHAM untuk dapatkan cashback 15%

Kalau niat buka tabungan Bank Jago untuk dapat cashback 25.000 gunakan Referal bank Jago DRS4DBA0 https://jago.com/download

Kalau mau buka rekening Bank Neo Commerce untuk dapat cashback bisa pakai link ini https://s.bankneo.co.id/qPJh00 atau kode referal R35000

Bila ingin mendaftar menjadi member Pintarsaham.id bisa hubungi Admin Pintarsaham.id via WA +62 831-1918-1386

Jika anda menyukai artikel ini jangan lupa untuk berlangganan di Youtube Channel Pintar Saham dan nantikan video edukasi tentang saham di channel tersebut. Jangan lupa melihat Facebook Fan Page Pintar Saham Indonesia dan Instagram Pintar Saham @pintarsaham.id

Disclaimer :

Penyebutan nama saham (jika ada) tidak bermaksud untuk memberikan penilaian bagus buruk, atau pun rekomendasi jual beli atau tahan untuk saham tertentu. Tujuan pemberian contoh adalah untuk menunjukkan fakta yang menguatkan opini penulis. Kinerja Masa Lalu tidak menjadi jaminan akan kembali terulang pada masa yang akan datang. Semua data dan hasil pengolahan data diambil dari sumber yang dianggap terpercaya dan diolah dengan usaha terbaik. Meski demikian, penulis tidak menjamin kebenaran sumber data. Data dan hasil pengolahan data dapat berubah sewaktu-waktu tanpa adanya pemberitahuan. Seluruh tulisan, komentar dan tanggapan atas komentar merupakan opini pribadi.

 

Share this post :
Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *