Skydrugz Corner: Ketika Amerika Default

Skydrugz Corner: Ketika Amerika Default

Banyak yang mungkin tidak tahu bahwa Amerika Serikat, negara super powerful di dunia pernah mengalami default kesusahan bayar utang di 1971 akibat kehabisan duit.

Itu terjadi karena zaman dulu kalau sebuah negara ingin melakukan transaksi dengan negara lain maka emas yang menjadi alat tukar utamanya. Uang sebuah negara akan memiliki nilai jika ada emas yang bisa backup uang tersebut. Jadi uang sebuah negara lebih seperti kertas cek. Hanya akan bernilai kalau negara tersebut punya emas. Jadi dahulu kala, emas adalah uang sejati.

Amerika di 1970an menghabiskan banyak duit untuk mendanai perang Vietnam, perang dingin lawan Rusia, proyek ke bulan dan berbagai proyek lain dengan tujuan menjadi polisi dunia. Dan laju pengeluaran duit Amerika Serikat jauh melebihi kapasitas mereka dalam memproduksi emas. Sehingga Amerika mencetak lebih banyak duit tanpa di back up lagi oleh emas. Karena semua negara lain yang pegang dollar berlomba-lomba menukarkan dollar menjadi emas sedangkan cadangan emas Amerika Serikat semakin menipis maka pemerintah Amerika Serikat panik. Dan secara resmi di 15 Agustus 1971, Presiden Amerika Serikat waktu itu, Nixon, mengumumkan bahwa dollar tidak akan lagi di backup oleh emas. Dollar yang ada tidak akan bisa lagi ditukarkan menjadi emas. Dollar berjalan sendiri, emas juga jalan sendiri. Jadi secara tidak langsung, Amerika Serikat sebenarnya sudah default ketika pengumuman tersebut. Dollar yang harusnya bisa ditukar jadi emas, tiba – tiba tidak bisa lagi ditukar. Tapi pidato Nixon yang sangat bertele-tele mencoba untuk mengaburkan fakta Default tersebut. Ketika sebuah institusi tidak lagi bisa memenuhi janjinya untuk membayar sesuai perjanjian awal maka itu adalah default.

Efek dari cerainya emas dari dollar awalnya dipikir akan membuat ekonomi dan harga saham ambruk. Tapi ternyata setelah Nixon mengumumkan default tersebut, besoknya harga saham meroket. Kebebasan pemerintah AS dalam mencetak banyak uang kertas tanpa kontrol mengakibatkan inflasi semua hal. Mulai dari pangan, komoditas, properti hingga aset saham.

 

Gambar tabel di atas adalah simulasi jika simpan duit 100 dollar di indeks DJIA 1971 ketika Amerika Default memutuskan cerai dari emas. Kita bisa lihat dari 1971-1973, saham meroket. Tapi kemudian di 1974, terjadi crash.

Jadi intinya adalah ketika pemerintah mulai printing money maka beli lah aset komoditas, saham dan properti banyak – banyak. Tapi jangan terlena karena akan tiba masanya bubble pecah.

Di 2008, pemerintah AS printing money. Market rally sampai 2012. Sebelum akhirnya crash di 2013 ketika tapering terjadi.

Tapi setelah itu market rally lagi dan crash di 2020 karena Covid-19. Namun pemerintah AS printing money lagi. Jadi kemungkinan market akan rally dalam 2-4 tahun ke depan sebelum nanti akhirnya crash lagi.

Saat ini terjadi shifting money flow dari developed market ke emerging market. Jadi market NYSE yang rally tahun lalu kini pindah ke IHSG. Sampai kapan IHSG akan rally? Saya juga tidak tahu.

  • Printing money 1971-1973, crash 1974 = 3 tahun rally
  • Printing money 2008-2012, crash 2013 = 5 tahun
  • Printing money 2020-???, crash ???? =….. tahun

I am Not a Professional Financial Analyst and Advisor. Instrumen saham dan kripto adalah investasi yang beresiko tinggi. Resiko duit hilang 100% tetap ada. So be wise. Keputusan Jual dan Beli ada di Tangan Masing-masing. Disclaimer On.

Jika ingin membuat rekening sekuritas bisa chat via whatsapp nomor 083119181386

Untuk bisa beli saham di Nasdaq seperti Google, Apple, atau Tesla maka bisa download aplikasi Gotrade di sini.

Beli Merchandise Kaos Pintarsaham.id di tokopedia.com/pintarsaham

Gunakan kode voucher PINTARSAHAM untuk dapatkan cashback 15%

Kalau niat buka tabungan Bank Jago untuk dapat cashback bisa klik link ini https://jadi.jago.com/3IfQIH

Kalau mau buka rekening Bank Neo Commerce untuk dapat cashback bisa pakai link ini https://s.bankneo.co.id/qPJh00 atau kode referal R35000

Bila ingin mendaftar menjadi member Pintarsaham.id bisa hubungi Admin Pintarsaham.id via WA +62 831-1918-1386

Sedangkan jika ingin Trading Kripto bisa daftar di sini

Kode referal Akun Binance SV06XFJZ

Jika anda menyukai artikel ini jangan lupa untuk berlangganan di Youtube Channel Pintar Saham dan nantikan video edukasi tentang saham di channel tersebut. Jangan lupa melihat Facebook Fan Page Pintar Saham Indonesia dan Instagram Pintar Saham @pintarsaham.id

Disclaimer :

Penyebutan nama saham (jika ada) tidak bermaksud untuk memberikan penilaian bagus buruk, atau pun rekomendasi jual beli atau tahan untuk saham tertentu. Tujuan pemberian contoh adalah untuk menunjukkan fakta yang menguatkan opini penulis. Kinerja Masa Lalu tidak menjadi jaminan akan kembali terulang pada masa yang akan datang. Semua data dan hasil pengolahan data diambil dari sumber yang dianggap terpercaya dan diolah dengan usaha terbaik. Meski demikian, penulis tidak menjamin kebenaran sumber data. Data dan hasil pengolahan data dapat berubah sewaktu-waktu tanpa adanya pemberitahuan. Seluruh tulisan, komentar dan tanggapan atas komentar merupakan opini pribadi

 

Share this post :
Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *