Menu Tutup

Biografi Benjamin Graham

Biografi Benjamin Graham

BIOGRAFI BENJAMIN GRAHAM

Memiliki nama lengkap Benjamin Graham dan biasa disapa Ben ini bertempat tanggal lahir di London, Inggris pada Selasa, 8 Mei 1984. Beliau memiliki kewarganegaraan Amerika Serikat dan berprofesi sebagai ekonom, peneliti untuk sebuah perusahaan, pengajar finansial di Columbia University,  investor, dan sebagai pemilik GEICO (Government Employess Insurance Company). Benjamin Graham atau Ben Graham dikenal sebagai pelopor investasi nilai (value investing), sebuah pendekatan investasi yang ia jabarkan melalui dua bukunya yang terkenal Security Analysis dan The Intelligent Investor. Selain itu pula Benjamin Graham juga dikenal sebagai Father of Security Analysis, seorang ekonom kelas dunia, legenda investor dan juga guru besar keuangan di Universitas Columbia, sebelum menjadi dosen sebelumnya beliau lebih memilih untuk berkarir di sebuah firma di Wall Street. Pada 1920 ia sudah menjadi partner di firma tersebut. Graham kemudian mendirikan pengelola investasinya sendiri bersama Jerome Newman, yang bernama Graham-Newman Partnership.

Ben Graham, begitu ia dipanggil, langsung diperhitungkan sebagai pencetus pertama ide investasi nilai (value investing), sebuah pendekatan investasi yang ia ajarkan di Columbia Business School pada tahun 1928 dan kemudian diperbaiki dan disempurnakan dengan David Dodd melalui berbagai edisi buku mereka yang terkenal, Security Analysis pada 1934. Buku keduanya yang ditujukan untuk orang biasa (bukan investor profesional), The Intelligent Investor (1949), menjadi buku penting yang mengubah cara pandang investasi. Pengikut Graham termasuk Warren Buffett, Irving Khan, William Ruane, Walter Schloss. Graham memiliki pandangan bahwa investasi berbeda dengan spekulasi.

Investor saham harus meletakkan pandangan awal bahwa mereka adalah pemilik sebagian kecil bisnis, bukan pedagang secarik kertas yang berubah-ubah nilainya. Dengan perspektif ini, pemegang saham tak perlu khawatir dengan fluktuasi harga saham karena dalam jangka pendek saham berfungsi sebagai voting machine (alat voting), dan dalam jangka panjang berfungsi sebagai weighing machine (pengukur berat). Dengan semua landasan ini Graham menyarankan investor menghabiskan waktu menganalisa laporan keuangan perusahaan. Kalau sebuah perusahaan dijual di pasar pada harga di bawah “nilai intrinsiknya”, maka tersedia batas akan keamanan (margin of safety) investasinya, yang membuatnya tepat sebagai instrumen investasi.

Saham sebenarnya adalah instrumen yang menjadi bukti bahwa anda memiliki suatu perusahaan. Oleh karena itu, saham, seperti aset lainnya, memiliki NILAI/ Value. Tanah/ rumah anda bernilai karena letaknya strategis/ ukurannya/ lingkungannya. Saham anda bernilai karena perusahaan yang menerbitkannya beroperasi dengan sukses, bertambah besar dan berkembang. Investor yang tahu fundamental perusahaan tak akan panik ketika harga turun, karena sesungguhnya nilai tidak sama dengan harga. Dan dalam jangka panjang, herga saham anda akan mengikuti nilainya.

“The individual investor should act consistently as an investor and not as speculator” Benjamin Graham

Spread the love
  • 7
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    7
    Shares

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *